Wakil Presiden Tekankan Kurikulum Sekolah Harus Sesuai Industri EV

MUSINEWS.IDWakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan tentang pentingnya memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri, guna menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif.

Penegasan tersebut disampaikan saat Gibran Rakabuming Raka saat meninjau fasilitas PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Banten.

Kunjungan strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk membangun SDM unggul melalui pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan hilirisasi industri.

Berita Terkait :  Wajib Dibaca Lulusan SMP! 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Masuk SMA

Penguatan Kurikulum dan Kolaborasi Riset

Dalam agenda kunjungannya, Gibran Rakabuming Raka tidak hanya memantau proses perakitan kendaraan secara langsung, tetapi juga berdialog interaktif dengan para pelajar SMK dan mahasiswa.

Diskusi tersebut mengangkat pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menyongsong era transportasi masa depan yang berbasis energi terbarukan.

Gibran Rakabuming Raka menekankan bahwa institusi pendidikan, baik tingkat menengah kejuruan maupun perguruan tinggi, perlu terus menyesuaikan materi pengajaran dengan dinamika teknologi modern.

Penyelarasan kurikulum serta penguatan riset bersama pelaku industri dinilai menjadi kunci utama agar lulusan sekolah memiliki kompetensi yang relevan.

Berita Terkait :  BULD DPD RI Dorong Reformasi Tata Kelola Pendidikan Daerah

Transisi Energi dan Pengurangan Impor BBM

Pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air tidak sekadar berorientasi pada aspek pelestarian lingkungan hidup dari emisi gas buang. Kebijakan ini juga menjadi solusi strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui langkah nyata pengurangan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah, sektor industri, dan dunia pendidikan, percepatan transisi energi diyakini dapat berjalan lebih optimal. Edukasi pasar dan peningkatan literasi masyarakat mengenai kendaraan listrik turut digalakkan agar adopsi teknologi ramah lingkungan semakin masif di berbagai daerah. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *