MUSINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) menyiapkan perluasan program beasiswa bagi mahasiswa asal OKI. Selain mengandalkan anggaran dari APBD, pemerintah daerah turut menggandeng perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah OKI, guna memperluas dukungan pembiayaan pendidikan tinggi.
Langkah strategis tersebut diungkapkan oleh Bupati Kabupaten OKI, H. Muchendi Mahzareki, saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan XV Universitas Islam Ogan Komering Ilir (Uniski) Kayuagung, Kamis, 17 September 2029.
Muchendi Mahzareki menjelaskan, program beasiswa yang selama ini berjalan, masih memiliki keterbatasan alokasi. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI kini aktif membangun komunikasi dengan dunia usaha agar ikut menyediakan kuota beasiswa bagi mahasiswa asal daerah.
“Beasiswa ini tidak hanya melalui APBD. Kami juga sudah berkomunikasi dengan perusahaan di OKI agar turut memberikan kuota beasiswa,” kata Muchendi Mahzareki.
Pemkab OKI menargetkan perluasan program pembiayaan pendidikan tersebut mulai direalisasikan pada tahun 2027, dengan tetap berpedoman pada ketentuan dan regulasi yang berlaku. “Harapan kita, semakin banyak mahasiswa yang bisa dibantu, baik oleh pemerintah maupun dunia usaha,” ujarnya.
Di hadapan para wisudawan, Muchendi Mahzareki berpesan agar para lulusan tidak lekas berpuas diri dan menghentikan proses belajar setelah mengantongi gelar sarjana. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika dunia kerja, menuntut setiap individu untuk terus beradaptasi.
“Teruslah menjadi manusia pembelajar. Setelah lulus, yang dilihat bukan hanya gelar dan nilai, tetapi apa yang bisa diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Wisuda Angkatan XV Uniski ini sendiri mengukuhkan sebanyak 191 mahasiswa. Para lulusan selanjutnya dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun ruang pengabdian langsung di tengah masyarakat.
Rektor Uniski, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Faizal, D.E.A., menegaskan bahwa pihak kampus senantiasa berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai aspek akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kokoh.
“Lulusan tidak hanya harus unggul dalam kompetisi, tetapi juga kuat dalam karakter dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Muhammad Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Cik Ujang, turut berpesan agar para wisudawan senantiasa memegang teguh tanggung jawab moral dalam mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh studi.
“Gelar bukan tujuan akhir. Yang penting adalah manfaat yang bisa saudara berikan kepada masyarakat,” kata Cik Ujang. (ohs)

O. Hairudin Sikumbang adalah jurnalis MusiNews.id yang fokus pada liputan di bidang pendidikan, politik, dan pemerintahan. Selain itu, juga merupakan Wakil Ketua DPD Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Provinsi Sumatra Selatan.



