Tinjau Sekolah di Riau, Wakil Presiden Perhatikan Fasilitas Belajar

MUSINEWS.ID — Suasana Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rokan Hilir, Provinsi Riau, tampak berbeda saat dikunjungi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu, bertujuan untuk meninjau langsung progres rehabilitasi dan renovasi sekolah yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), guna memperkuat kualitas pendidikan dasar.

Program renovasi sarana pendidikan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan setiap anak mendapatkan fasilitas belajar yang layak.

Melalui perbaikan infrastruktur sekolah, pemerintah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan akademik siswa sejak dini.

Berita Terkait :  Wakil Presiden Tekankan Kurikulum Sekolah Harus Sesuai Industri EV

Kebutuhan Fasilitas Tambahan dan Ruang Belajar

Dalam kunjungan tersebut, Kepala MIN 1 Rokan Hilir, Arniyeti, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan infrastruktur sekolahnya. Meski proses rehabilitasi sedang berjalan, pihak sekolah masih menghadapi keterbatasan ruang kelas dan fasilitas penunjang kegiatan siswa.

Pihak sekolah berharap adanya penambahan ruang kelas baru, pembangunan aula, penyediaan musala, serta laboratorium komputer yang representatif.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden langsung berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum serta pemerintah daerah, untuk membahas potensi pengembangan fasilitas lanjutan di lokasi sekolah.

Berita Terkait :  Senjang, Identitas, dan Politik Makna di Musi Banyuasin

Perhatian pada Kesejahteraan Siswa dan Dukungan Pendidikan

Selain mengecek aspek fisik bangunan sekolah, Wakil Presiden juga menyapa para siswa yang tengah mengikuti kegiatan belajar. Dalam interaksi tersebut, perhatian khusus diberikan kepada kondisi perlengkapan sekolah para siswa, sebagai bagian dari upaya meringankan beban orang tua.

Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berfokus pada renovasi gedung semata, melainkan juga pemerataan fasilitas penunjang dan perlengkapan belajar.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan infrastruktur pendidikan di daerah secara berkelanjutan. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *