Wagub Sumsel Dorong Pramuka Sumsel Ambil Peran Strategis Dukung Swasembada Pangan

MUSINEWS.IDPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel) mendorong peran aktif generasi muda, khususnya anggota Gerakan Pramuka, untuk mengambil bagian dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah. Keterlibatan aktif ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumsel, Cik Ujang, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah. Acara puncak peringatan ini dipusatkan di Aula SMK Negeri 6 Palembang, Senin, 31 Agustus 2026.

Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut dipilih untuk memperkuat kontribusi nyata organisasi kepanduan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, energi, dan air secara nasional.

Berita Terkait :  Herman Deru Terima Rekomendasi DPRD Terkait LKPJ 2024 dan Bahas Propemperda 2025

Peran Strategis Pramuka dalam Ketahanan Pangan

Dalam arahannya, Cik Ujang mengapresiasi enam dekade lebih perjalanan Gerakan Pramuka yang konsisten membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki kecintaan mendalam terhadap tanah air. Menurutnya, konsep swasembada pangan di lingkungan kepramukaan tidak sekadar berfokus pada hasil produksi pertanian semata.

Lebih dari itu, pembinaan kepramukaan diarahkan untuk membangun budaya produktif, menumbuhkan minat generasi muda pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta membekali mereka dengan keterampilan teknologi tepat guna dan jiwa kewirausahaan.

“Inilah yang ingin saya tanamkan kepada generasi muda, khususnya anggota Pramuka, dalam memaknai dan mewujudkan Sumatera Selatan Mandiri Pangan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Cik Ujang.

Berita Terkait :  Herman Deru Launching Wakaf 1000 Al- Qur'an untuk Penghafal Qur'an, Mualaf, Mushola dan Masjid di Pelosok Sumsel

Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan

Selain isu ketahanan pangan, peringatan Hari Pramuka juga diarahkan untuk memperkuat kepekaan sosial anggota terhadap dinamika lingkungan sekitar, termasuk mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan yang kerap memicu kabut asap di Sumsel.

Cik Ujang menilai, anggota Pramuka memiliki keunggulan komparatif berupa keterampilan lapangan dan semangat kerelawanan yang tinggi. Melalui kecakapan tersebut, para kader pramuka diharapkan mampu berperan dalam aksi kemanusiaan, seperti memberikan edukasi pencegahan karhutla kepada masyarakat, membantu distribusi masker, hingga berkoordinasi dalam penanganan darurat di daerah terdampak.

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Sumsel, Riza Pahlevi, menambahkan bahwa organisasi kepanduan ini terus melakukan penyesuaian program agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan melibatkan struktur kepengurusan mulai dari tingkat daerah, cabang, ranting hingga gugus depan, pembinaan karakter diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (ohs)

Ruang Karya MusiNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *