Pemkab Muba Raih Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026, Jadi Satu-satunya Daerah dari Sumsel

MUSINEWS.ID — Prestasi di tingkat nasional kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) dalam tata kelola pembangunan dan pengembangan sumber daya profesional. Kabupaten Muba tercatat sebagai satu-satunya daerah dari wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) yang menerima penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) tahun 2026.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Muba, Pathi Riduan, kepada Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, di Rumah Dinas Bupati Muba, pada hari Senin, tanggal 31 Agustus 2026.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan nasional yang diinisiasi oleh Persatuan Insinyur Indonesia bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), guna mengukur praktik dan kontribusi keinsinyuran dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan daerah.

Berita Terkait :  Pemkab Muba Optimalkan Aset Tak Terpakai, Tanam Sawit dan Tebar 10 Ribu Benih Lele

Komitmen Penguatan SDM Profesional di Muba

Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih jajarannya. Ia menilai bahwa apresiasi tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan dorongan nyata untuk terus memperkuat kualitas aparatur dan tenaga profesional di daerah.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Toha Tohet.

Menurutnya, kompleksitas pembangunan infrastruktur dan kebijakan publik di era modern menuntut keterlibatan tenaga profesional yang memiliki kompetensi teknis yang tersertifikasi. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi pengembangan kapasitas insan keinsinyuran agar dapat memberikan dampak langsung terhadap kemajuan daerah.

Berita Terkait :  Pengedar Sabu Di Sanga Desa Dibekuk Polisi

Apresiasi Nasional dan Pemetaan IKD 2026

Sementara itu, Kepala BKPSDM Muba, Pathi Riduan, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan atas keaktifan pemerintah daerah dalam mendukung proses pengukuran Indeks Keinsinyuran Daerah secara nasional. Keikutsertaan tersebut mencerminkan keseriusan daerah dalam mengintegrasikan standar profesi teknik ke dalam struktur birokrasi dan perencanaan pembangunan.

Secara nasional, pengukuran Indeks Keinsinyuran Daerah tahun 2026 memetakan sejumlah daerah yang dinilai berhasil memenuhi kriteria tata kelola keinsinyuran. Pada tingkat provinsi, penghargaan kategori Platinum dan Emas diraih oleh Maluku Utara, kategori Perak diraih oleh Riau, serta kategori Perunggu diraih oleh DKI Jakarta.

Adapun pada tingkat kabupaten dan kota, penghargaan nasional diberikan kepada Kabupaten Sragen dengan predikat Perak, Kota Balikpapan dengan predikat Perunggu, serta Kabupaten Muba sebagai representasi tunggal dari Provinsi Sumsel.

Capaian ini diharapkan mampu memacu peningkatan mutu layanan publik dan profesionalisme keinsinyuran di tingkat lokal secara berkelanjutan. (ohs)

Ruang Karya MusiNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *