Syaidina Ali Resmi Dilantik Sebagai Ketua PKC PMII Sumsel Periode 2025-2027

MusiNews.id — Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2025–2027 resmi dilantik di The Zuri Hotel Palembang, pada hari Sabtu, tanggal 17 Januari 2026.

Ketua PKC PMII Sumsel terpilih, Syaidina Ali, menyebutkan bahwa kepemimpinannya sebagai fase baru untuk memperkuat fondasi gerakan. Ia menyoroti masih timpangnya struktur PMII di Sumsel.

“Dari 17 kabupaten atau kota di Sumsel, baru 12 cabang yang aktif. Masih ada lima daerah yang menjadi pekerjaan rumah kami untuk membentuk dan menguatkan PMII,” kata Syaidina Ali.

Ia menegaskan bahwa pengembangan potensi kader harus diarahkan pada kehadiran nyata di pos-pos strategis, bukan hanya di forum-forum formal organisasi.

[irp]

PMII, menurutnya, harus melahirkan kader yang siap berperan dalam kebijakan publik, sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan daerah.

“Ini langkah baru dan semangat baru bagi kami. Kami siap menjalankan arah besar PB PMII menuju era baru, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya sesuai di lantik menjadi Ketua PKC PMII Sumsel.

Syaidina Ali juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Kota Palembang, serta memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis dalam menopang keberlanjutan gerakan.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, menekankan bahwa kekuatan PMII tidak ditentukan oleh seremoni, melainkan oleh kualitas kaderisasi di tingkat cabang.

[irp]

“Tugas utama PKC adalah memastikan cabang hidup dan produktif. Dari sanalah lahir kader pergerakan yang siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya pembangunan kantor PKC sebagai pusat konsolidasi, sekaligus penguatan sinergi dengan Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) sebagai bagian dari ekosistem organisasi.

Salah satu alumni terbaik PMII Sumsel, Ratu Dewa, yang juga Wali Kota Palembang, secara terbuka menyebut PMII sebagai “rumah besar” yang bukan hanya milik kadernya, tetapi bagian dari ekosistem pembangunan daerah.

Ia menegaskan, sudah waktunya PMII hadir di semua sektor, bukan berjalan sendiri, melainkan membangun kolaborasi lintas organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

[irp]

“PMII harus mewarnai berbagai sektor. Silakan berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan pemuda lainnya. Mari bergandengan tangan membangun Palembang dan Sumatera Selatan.” ujar Ratu Dewa, yang hadir dalam pelantikan PKC PMII Sumsel.

Menurutnya, idealisme PMII memiliki tawaran penting, terutama dalam wacana keislaman yang berakhlak, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan. Namun ia mengingatkan agar organisasi tidak terlena oleh nama besar.

“PMII besar karena nilai: akhlak, keilmuan, dan integritas. Jangan terjebak pada euforia organisasi, tetapi kedepankan prestasi, semangat mencari ilmu, dan membangun persahabatan,” tegasnya.

[irp]

Syaidina Ali sebelumnya terpilih melalui Sidang Pleno Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PMII Sumsel ke-XX yang berakhir di Ballroom Hotel Batiqa Palembang, hari Senin, tanggal 18 Agustus 2025. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *