MUSINEWS.ID — Universitas Bina Darma (UBD) menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional di kawasan Asia Tenggara. Langkah ini dibuktikan melalui kehadiran delegasi UBD dalam pelaksanaan Mobility Program 2026 yang diselenggarakan di Universitas Multi Data Palembang (MDP), pada hari Rabu, tanggal 10 Juni 2026, yang lalu.
Delegasi UBD diwakili oleh Manajer Urusan Kerja Sama dan Internasional, Dr. Rizki Amaliyah, S.Psi.I., MA.Si., bersama Staf Urusan Kerja Sama dan Internasional, Dhimas Rosanto Saputra, S.Kom. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam mendukung asimilasi akademik serta pengenalan budaya lokal di tingkat global.
Tahun ini, program mobilitas antar kampus tersebut, mengusung tema penguatan hubungan global melalui inovasi dan teknologi berkelanjutan. Agenda berskala internasional ini, berfungsi sebagai wadah strategis bagi perguruan tinggi lintas negara untuk saling berbagi ilmu pengetahuan terapan.
Jembatan Diplomasi Akademik Asia Tenggara
Pertemuan ilmiah ini diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi mitra dari berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Fokus utama pembahasan mengarah pada implementasi teknologi informasi yang ramah lingkungan dan berdampak sosial panjang.
Manajer Urusan Kerja Sama dan Internasional UBD, Dr. Rizki Amaliyah, menjelaskan bahwa keterlibatan aktif UBD dalam program ini, ditargetkan untuk membuka peluang kolaborasi riset. Selain itu, momentum ini menjadi pintu masuk program pertukaran mahasiswa (student exchange) serta pengembangan kurikulum bersama.
“Kolaborasi ini menjadi jembatan penting bagi Universitas Bina Darma untuk bertukar gagasan mengenai inovasi berkelanjutan. Melalui pemanfaatan teknologi, kami tidak hanya memperkuat hubungan diplomasi akademik, tetapi juga mencari solusi atas tantangan global,” ujar Rizki Amaliyah.
Internasionalisasi Mutu Pendidikan Tinggi Palembang
Kehadiran kegiatan internasional di Kota Palembang, memberikan dampak positif bagi ekosistem pendidikan tinggi di Sumatra Selatan (Sumsel). Aktivitas ini mempercepat transfer teknologi dan meningkatkan daya saing mahasiswa lokal di pasar kerja internasional, menjelang era industrialisasi sirkular.
Melalui partisipasi aktif ini, Universitas Bina Darma memproyeksikan penguatan kerja sama konkret secara bilateral maupun multilateral dengan universitas-universitas di Asia Tenggara. Hasil dari pertemuan ini, diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengayaan materi ajar di internal kampus.
Langkah taktis tersebut sejalan dengan visi jangka panjang UBD, untuk bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang berstandar internasional dan berbasis teknologi informasi. Output dari kemitraan ini, diharapkan mampu mencetak lulusan asal Sumsel yang siap berkompetisi di tingkat global. (ohs)


