Kontingen Sumsel Tonjolkan Tanjak Saat PON XX Papua
Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Prosesi pembukaan PON Papua, Kontingen Sumsel memakai Tanjak. (Foto : Rustam Humas Koni Sumsel)
Prosesi pembukaan PON Papua, Kontingen Sumsel memakai Tanjak. (Foto : Rustam Humas Koni Sumsel)

Kontingen Sumsel Tonjolkan Tanjak Saat PON XX Papua

MusiNews.id, JAYAPURA — Tepat pukul 20.22 WIT atau pukul 18.22 WIB, Presiden Joko Widodo secara resmi membuka PON XX Papua di Stadion Lukad Enembe, Kabupaten Jaya Pura, pada hari Sabtu tanggal 2 September 2021.

Opening ceremony Pekan Olahraga Nasional (PON) XX itu berlangsung meriah, terutama di kawasan stadion.  Bahkan sejak pagi kota Jaya Pura dan Kabupaten Jaya Pura sudah sangat ramai dan semarak.

Para kontingen masing-masing sudah mulai memasuki stadion sejak pukul 15.00 WIT. Namun jumlah yang datang dibatasi, masing-masing kontingen dibatasi 30 perwakilan untuk defile. Sehingga praktis seluruh yang bisa masuk stadion sekitar 7.000-8000 orang.

Sementara kontingen Sumsel saat defile menggunakan pakaian batik bercorak biru, dengan ciri khas tanjak di kepala yang juga bernuansa biru hijau. Kontingen dipimpin CDM, Edi Junaidi dan Wakil CDM Suparman Roman. Sementara dua orang perwakilan defile juga menggunakan pakaian adat Sumsel.

Berita Terkait :   Dijanjikan Bonus, Manajemen Semen Padang Minta Pemain Percaya Diri Hadapi Sriwijaya FC

“Kita memang sengaja pakai tanjak, sebagai ciri khas budaya kita Sumsel,” ujar H. Hendri Zainuddin, Ketum KONI Sumsel. Sementara jajaran pejabat Sumsel dipimpin Wagub Mawardi Yahya, dan Kadispora Ahmad Yusuf Wibowo.

Prosesi pembukaan PON Papua ini memang tampak kental nuansa budaya daerah tersebut. Dari pakaian hingga tarian ditonjolkan dalam acara tersebut, yang menggambarkan kehidupan masyarakat paling timur Indonesia tersebut. (Rustam/humas koni sumsel).

Bagikan Tulisan Ini :
Selamat Hari Raya Idhul Adha

About Tri Ricki

Kontributor MusiNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.