Pemkot Pagar Alam Targetkan Nilai Kota Layak Anak 2026 Meningkat, Fokus Pemenuhan Hak Anak

MusiNews.idPemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menargetkan peningkatan nilai Kota Layak Anak (KLA) pada tahun 2026, dengan memperkuat indikator pemenuhan hak anak serta koordinasi lintas sektor.

Upaya tersebut ditegaskan dalam rapat penguatan penyelenggaraan KLA yang digelar di lingkungan Pemkot Pagar Alam, Selasa, 8 April 2026.

Pemerintah daerah berkomitmen tidak hanya mengejar peningkatan skor penilaian, tetapi juga memastikan kebijakan yang dijalankan benar-benar berdampak pada kehidupan anak-anak.

baca juga : Wali Kota Pagar Alam Tekankan Peran Lurah Jelang Penilaian Kota Layak Anak Tahun 2026

Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, menyampaikan bahwa pengembangan Kota Layak Anak harus dilihat sebagai proses jangka panjang. Menurutnya, indikator penilaian KLA mencakup berbagai aspek penting yang menyentuh langsung kebutuhan dasar anak.

Beberapa aspek tersebut meliputi akses pendidikan, layanan kesehatan, pemanfaatan waktu luang, kegiatan budaya, hingga perlindungan hukum dan pengasuhan anak. Seluruh indikator itu terbagi dalam lima klaster utama dan puluhan poin penilaian yang harus dipenuhi secara bertahap.

“Penguatan Kota Layak Anak bukan sekadar angka. Yang paling penting adalah bagaimana hak anak dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar Hj. Bertha saat membuka rapat.

baca juga : Usai Salat Id, Wawako Pagar Alam Gelar Open House, Warga Antusias Bersilaturahmi

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor kunci dalam mencapai target tersebut. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat.

Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang dalam mendorong peningkatan nilai KLA. Tanpa sinergi yang kuat, program yang dijalankan berpotensi tidak berjalan maksimal di lapangan.

Selain itu, Pemkot Pagar Alam juga menekankan tentang pentingnya penyediaan sarana dan prasarana yang ramah anak. Fasilitas publik seperti ruang bermain, taman kota, hingga lingkungan sekolah menjadi bagian dari indikator yang dinilai dalam KLA.

baca juga : Wawako Pagar Alam Salat Id Bersama Warga di Lapangan Terminal, Sampaikan Pesan Kebersamaan

Dengan memperkuat seluruh komponen tersebut, pemerintah daerah berharap target peningkatan nilai pada 2026 dapat tercapai. Target ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang mendorong terwujudnya wilayah Layak Anak secara menyeluruh.

Lebih jauh, Hj. Bertha menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini. Kualitas generasi mendatang sangat ditentukan oleh bagaimana mereka mendapatkan hak dan perlindungan saat ini.

“Anak adalah investasi masa depan. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dengan baik dan berkualitas,” katanya.

baca juga : Wawako Pagar Alam Safari Ramadhan di Cawang Baru

Rapat tersebut juga menjadi ruang evaluasi bagi perangkat daerah dalam melihat capaian yang telah diraih, serta kekurangan yang masih perlu diperbaiki. Setiap indikator yang belum terpenuhi akan menjadi fokus perbaikan dalam waktu ke depan. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *