Wali Kota Ludi Oliansyah Salurkan Bantuan Pangan ke 18.442 KPM di Pagar Alam

MUSINEWS.IDPemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam mulai menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 18.442 keluarga penerima manfaat (KPM), berupa beras dan minyak goreng, Kamis, 16 April 2026.

Penyaluran bantuan pangan ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, bersama unsur Forkopimda di Kantor Camat Dempo Utara. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Ludi Oliansyah menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok penting bagi rumah tangga. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Distribusi bantuan dilakukan secara merata di lima kecamatan yang ada di Pagar Alam. Rinciannya, Kecamatan Pagar Alam Selatan menerima 5.803 KPM, Pagar Alam Utara 4.891 KPM, Dempo Utara 3.215 KPM, Dempo Tengah 2.240 KPM, serta Dempo Selatan sebanyak 2.293 KPM.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA). Kebijakan tersebut dijalankan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan mengendalikan harga di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Selain itu, bantuan ini juga bertujuan untuk mengurangi tekanan pengeluaran masyarakat, terutama kelompok rentan yang terdampak fluktuasi harga bahan pokok.

Ludi Oliansyah menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan. Jika masih terdapat warga yang belum terdata sebagai penerima, Pemkot akan mencari solusi melalui berbagai sumber pendanaan.

“Apabila masih ada masyarakat yang belum menerima bantuan, kami akan berupaya mencarikan solusi melalui APBD, bantuan gubernur, dan sumber lainnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Menurutnya, keberhasilan program seperti ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga instansi vertikal dan swasta.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

“Kerja sama semua pihak sangat penting agar bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ludi Oliansyah.

Penyaluran bantuan pangan ini juga disambut positif oleh masyarakat penerima. Bagi sebagian warga, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok dalam beberapa waktu terakhir.

Program CPP sendiri merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok. (ohs)

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *