MusiNews.id, PALEMBANG – Suasana penuh kehangatan dan rasa persaudaraan menyelimuti Gedung Wanita Rajawali, Palembang, pada Rabu (08/04/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada pintu masuk saat Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, tiba untuk menghadiri acara Halal Bihalal Keluarga Besar Campang Tiga Family (CTF).
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini bukan sekadar kunjungan protokoler, melainkan sebuah bentuk pulang ke rumah bagi keluarga besar yang berasal dari akar budaya yang sama. Ratusan anggota CTF yang telah memadati lokasi sejak pagi menyambut sang Gubernur dengan antusiasme tinggi, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang begitu kental.
Silaturahmi di Atas Segalanya
Dalam pidato sambutannya yang penuh apresiasi, Herman Deru mengungkapkan bahwa kehadirannya di tengah-tengah CTF merupakan wujud nyata dari rasa cinta dan hormat yang mendalam. Di tengah padatnya jadwal pemerintahan dan tanggung jawab memimpin provinsi sebesar Sumatera Selatan, ia menegaskan bahwa jalinan silaturahmi tidak boleh dikesampingkan.

“Kita semua adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain. Bagaimana kita bisa mempererat ikatan itu? Caranya adalah dengan tidak mengedepankan sikap individualis. Di tengah kesibukan duniawi yang tak ada habisnya, ruang-ruang pertemuan dan momen seperti Halal Bihalal ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan kita semua,” tutur Herman Deru di hadapan jamaah yang hadir.
Gubernur yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menambahkan bahwa kekuatan sebuah daerah sangat bergantung pada kekuatan fondasi sosialnya. Ia mengajak seluruh keluarga besar Campang Tiga Family untuk terus menjadi motor penggerak kontribusi positif bagi pembangunan di Sumatera Selatan. Caranya adalah dengan tetap menjaga kekompakan dan tidak melupakan nilai-nilai luhur kekeluargaan yang telah diajarkan turun-temurun.
Apresiasi dari Keluarga Besar CTF
Kegembiraan yang sama juga terpancar dari raut wajah para pengurus Campang Tiga Family. Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Lukman Haris, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaan Gubernur Sumsel untuk meluangkan waktu hadir secara langsung.

“Kami sangat bangga dan merasa sangat dihargai. Kedatangan serta perhatian luar biasa dari Bapak Gubernur Herman Deru merupakan suntikan semangat bagi kami semua. Ini membuktikan bahwa beliau adalah pemimpin yang benar-benar peduli pada akar rumput dan persaudaraan daerah,” ungkap Lukman Haris dalam laporannya.
Lukman menjelaskan lebih lanjut mengenai filosofi di balik terbentuknya wadah CTF. Menurutnya, organisasi ini didirikan dengan visi yang kuat untuk menjadi jembatan persaudaraan bagi seluruh anggota keluarga besar Campang Tiga, baik yang menetap di Palembang maupun yang merantau ke berbagai penjuru.
“Program utama Campang Tiga Family memang berfokus pada penguatan tali silaturahmi. Kami ingin memastikan bahwa rasa kekeluargaan ini tetap hidup dan dirasakan oleh seluruh keluarga besar CTF di mana pun mereka berada. Dengan adanya dukungan dari tokoh-tokoh seperti Bapak Gubernur, kami semakin yakin visi ini akan terus berkembang,” pungkasnya.

Membangun Sumsel Lewat Jalur Kultural
Acara Halal Bihalal ini juga menjadi ajang diskusi santai mengenai perkembangan daerah. Herman Deru berpesan agar semangat kolektif CTF bisa bertransformasi menjadi semangat membangun Sumatera Selatan secara lebih luas. Menurutnya, jika setiap keluarga atau paguyuban memiliki ikatan yang sehat dan solid, maka masalah-masalah sosial di masyarakat akan lebih mudah diatasi secara bersama-sama.
Pesan ini sangat relevan mengingat tantangan modernitas yang seringkali membuat individu menjadi lebih tertutup. Dengan menjaga tradisi kumpul keluarga seperti ini, nilai-nilai lokal Sumatera Selatan tetap terjaga di tengah arus digitalisasi.
Sesi Ramah Tamah yang Tak Bersekat
Setelah rangkaian sambutan formal berakhir, acara dilanjutkan dengan sesi yang paling dinanti, yakni ramah tamah. Tanpa sekat protokoler yang kaku, Herman Deru tampak membaur dengan para tokoh adat, sesepuh, dan anggota muda CTF.
Sesi foto bersama menjadi penutup yang manis, di mana keceriaan terpancar dari setiap wajah yang hadir. Pertemuan ini tidak hanya menjadi simbol berakhirnya bulan Syawal dengan saling memaafkan, tetapi juga menjadi titik awal komitmen baru bagi Keluarga Besar Campang Tiga Family untuk terus bersatu dalam harmoni demi kemajuan Sumatera Selatan.
Melalui acara ini, pesan utama yang tersampaikan sangatlah jelas: bahwa kemajuan sebuah provinsi tidak hanya dibangun lewat infrastruktur fisik, tetapi juga lewat kokohnya jalinan batin antarwarganya. (tri)







