Tiga Desa Wisata Sumsel Lolos 100 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2022

MUSINEWS.ID — Tiga desa wisata di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) berhasil melangkah ke babak 100 besar nasional Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Pengumuman resmi tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia pada hari Minggu, tanggal 24 April 2022.

Ketiga destinasi yang membawa nama Sumsel itu yakni Desa Wisata Gambo dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Desa Wisata Tebat Lereh dari Kota Pagar Alam, dan Desa Wisata Tanjung Menang dari Kabupaten Lahat.

Berita Terkait :  Festival Sriwijaya dan Festival Perahu Bidar Tradisional Masuk Event Unggulan Nasional Kementerian Pariwisata Tahun 2026

Seleksi Ketat Ribuan Desa Wisata Nusantara

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Uno, menjelaskan bahwa ADWI merupakan program strategis pemerintah untuk mendorong lahirnya destinasi berdaya saing global dan berkelanjutan.

Dari total 3.419 desa wisata yang terdaftar secara nasional, kurasi dilakukan secara bertahap mulai dari 300 besar hingga menyisakan 100 desa terbaik.

“Selamat kepada 100 besar desa wisata ADWI tahun 2022. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan desa wisata yang berkualitas untuk Indonesia Bangkit,” kata Sandiaga Uno.

Sandiaga juga mendorong desa-desa yang belum terdaftar atau belum lolos seleksi, agar terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi lokal. Pengembangan kawasan berbasis pariwisata ini diyakini mampu memicu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat desa secara mandiri.

Berita Terkait :  Awal Tahun 2026, Pariwisata Indonesia Borong Puluhan Penghargaan Internasional

Tujuh Kategori Standar Kualitas Destinasi

Penilaian ADWI 2022 melibatkan kurasi komprehensif pada tujuh indikator utama. Indikator tersebut mencakup daya tarik pengunjung (alam, budaya, dan buatan), ketersediaan homestay, produk suvenir lokal, tata kelola digital dan kreatif, kebersihan toilet umum, penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability), serta kelembagaan desa.

Keterlibatan Desa Wisata Gambo di Musi Banyuasin dengan keunggulan kerajinan kain khas berbasis pewarna alami, serta keasrian alam Pagar Alam dan Lahat, membuktikan potensi besar kawasan Musi dan Sumsel dalam peta pariwisata nasional. Pencapaian ini menjadi batu loncatan penting untuk menggerakkan perekonomian warga desa berbasis pariwisata lokal. (ohs)

Ruang Karya MusiNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *