Sumsel United Tumbang 1-2 di Tangan PSPS Pekanbaru

MUSINEWS.iD — Sumsel United gagal mengamankan poin penuh saat menjamu PSPS Pekanbaru pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu sore, 26 September 2026, Laskar Juaro harus takluk dengan skor tipis 1-2 di hadapan 1.339 penonton yang memadati stadion.

Tuan rumah sebenarnya sempat membuka asa lewat gol cepat Ahmad Aidil Subhi pada menit ke-9 babak pertama. Namun, memasuki paruh kedua, skuad Askar Bertuah bangkit membalas melalui aksi Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho pada menit ke-73 dan sepakan penentu Natanael Siringo Ringo di menit ke-76.

Statistik Pertandingan dan Tekanan Tamu

Secara statistik permainan, dominasi dikuasai oleh tim tamu yang mencatatkan penguasaan bola hingga 68 persen berbanding 32 persen milik tuan rumah. PSPS Pekanbaru tampil agresif dengan melepaskan total 24 tembakan, di mana 7 di antaranya mengarah tepat ke gawang yang dijaga penjaga gawang Sumsel United, Ramadhan.

Sebaliknya, lini serang Sumsel United yang diperkuat penyerang asing anyar, Felipe Ryan Alves Silva dan Ikechukwu Kenneth Ngwoke, kesulitan keluar dari tekanan. Sepanjang laga, tuan rumah hanya mampu mencatatkan enam percobaan tembakan dengan tiga di antaranya mengancam jaring gawang lawan yang dikawal Dicki Agung Setiawan.

Berita Terkait :  Sumsel United Ikuti Workshop Sports Integrity Matters, PSSI Tekankan Pentingnya Integritas Kompetisi

Pertandingan yang dipimpin Ginanjar Rahman Latief ini, juga berjalan keras dan diwarnai keluarnya enam kartu kuning serta satu kartu merah. Gelandang Sumsel United, Tegar Hening Pangestu, harus mandi lebih cepat setelah menerima dua kartu kuning masing-masing pada menit ke-71 dan menit ke-91.

Evaluasi Pelatih dan Tantangan Adaptasi Pemain

Pelatih kepala Sumsel United, M. Nasuha, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Menurutnya, para pemain kehilangan kontrol tempo permainan dan gagal keluar dari tekanan di babak kedua.

“Ini pelajaran yang bagus untuk kita. Seharusnya kita unggul, tetapi kita tertekan. Kita seharusnya bisa melepaskan diri, mengatur tempo, kemudian keluar menyerang,” ujar Nasuha usai pertandingan.

Berita Terkait :  PT LUI Resmi Operator Championship 2026/2027, Sumsel United Masuk Grup A

Mantan pemain Timnas Indonesia itu juga menyoroti proses adaptasi skuadnya, mengingat para pemain asing baru bergabung secara bertahap ke dalam tim. Kenneth baru berlatih selama dua pekan, sementara Felipe baru bergabung empat hari menjelang pertandingan.

Posisi Klasemen dan Jadwal Lanjutan

Hasil negatif ini membuat Sumsel United tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Grup A dengan raihan 0 poin dari tiga laga awal. Posisi tersebut dipengaruhi sanksi pengurangan satu poin di awal musim serta hasil imbang melawan PSMS Medan pada laga perdana.

Pada pertandingan selanjutnya, Sumsel United dijadwalkan melakoni laga tandang berat menghadapi tuan rumah Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Jumat, 2 Oktober 2026. Evaluasi menyeluruh dan pemanfaatan sesi latihan mutlak diperlukan agar Laskar Simandjuntak mampu bangkit di sisa kompetisi. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *