Sah! Pilkada Serentak Digelar 27 November 2024
Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Hasyim Asy’ari. (foto : ruangberita.co)
Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Hasyim Asy’ari. (foto : ruangberita.co)

Sah! Pemilihan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati Serentak Digelar 27 November 2024

MusiNews.id, Jakarta — Setelah melalui berbagai dinamika, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia resmi menetapkan jadwal Pemilihan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati secara serentak pada tanggal 27 November 2024.

Penetapan itu dituangkan dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024.

PKPU tersebut ditandatangani oleh Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, pada tanggal 26 Januari 2024 yang lalu. Mengacu pada PKPU itu, KPU baru akan mengumumkan pendaftaran Pasangan Calon (paslon) pada tanggal 24-26 Agustus 2024. Sementara itu, penetapan Paslon baru dilakukan pada 22 September 2024.

Berita Terkait :   Pengelolaan Keuangan Desa di Muba Jadi Percontohan

Adapun tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, dimulai pada 25 September sampai 23 November 2024, atau selama 60 hari. “Pelaksanaan pemungutan suara pada Rabu, 27 November 2024.” demikian bunyi PKPU Nomor 2 tahun 2024.

Pemungutan suara dilaksanakan sampai 16 Desember 2024. Setelah itu, KPU akan melakukan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara. Namun demikian, jadwal dan tahapan penetapan calon terpilih, tidak ditetapkan dengan pasti oleh KPU. Sebab, menyesuaikan mekanisme di Mahkamah Konstitusi (MK).

Berita Terkait :   MoU Perlindungan Resmi Diteken, Jangan Ragu Jadi Atlet

Jika tanpa permohonan perselisihan hasil pemilih, calon bupati dan wakil bupati atau calon wali kota dan wakil wali kota terpilih, bakal ditetapkan paling lama lima hari setelah MK secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) kepada KPU.

Sedangkan jika ada sengketa di MK, penetapan pasangan calon terpilih dilakukan paling lama 5 hari setelah salinan penetapan, putusan dismisal, atau putusan MK diterima KPU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *