Komisi V DPRD Sumsel Tinjau Puskesmas Payakabung, Pastikan Kesiapan Penerapan KRIS dan Pelayanan Kesehatan

MUSINEWS.ID, OGAN ILIR – Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Payakabung untuk memantau kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mengevaluasi kesiapan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD guna memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang aman, layak, dan sesuai standar.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi V meninjau langsung kondisi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk sarana dan prasarana pendukung, kesiapan tenaga kesehatan, serta pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

Monitoring dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kesiapan Puskesmas Payakabung dalam menghadapi penerapan KRIS yang menjadi salah satu program peningkatan mutu layanan kesehatan.

Tinjau Fasilitas dan Dengar Masukan dari Puskesmas

Selain melihat kondisi fasilitas yang tersedia, Komisi V DPRD Sumsel juga berdialog dengan jajaran pengelola Puskesmas Payakabung. Diskusi tersebut membahas pelaksanaan pelayanan kesehatan sehari-hari serta berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, puskesmas dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan kesehatan.

Berita Terkait :  Andie Denaldie Memimpin Rapat Konsultasi dengan Badan Anggaran (Banggar) Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel

Penerapan KRIS Harus Didukung Fasilitas yang Memadai

Salah satu fokus utama kunjungan adalah implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Komisi V DPRD Sumsel menilai penerapan program tersebut harus diiringi dengan pemenuhan standar fasilitas dan pelayanan yang telah ditetapkan.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Alwis Gani, mengatakan standar pelayanan tidak hanya diukur dari ketersediaan ruang rawat inap, tetapi juga mencakup kenyamanan pasien, kebersihan lingkungan, sistem sanitasi, ventilasi ruangan, hingga kecukupan tenaga kesehatan.

“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan. Monitoring ini penting agar kami mengetahui kondisi di lapangan secara langsung, termasuk apa saja yang masih menjadi kebutuhan Puskesmas Payakabung,” ujar Alwis Gani.

Hasil Monitoring Jadi Bahan Evaluasi DPRD

Menurut Alwis Gani, kunjungan kerja tersebut juga menjadi kesempatan bagi DPRD Sumsel untuk menerima berbagai masukan dari pihak puskesmas mengenai kebutuhan pelayanan maupun kendala yang dihadapi di lapangan.

Berita Terkait :  Apresiasi Sinergi DPRD Sumsel Sahkan Propemperda 2026 Siapkan Regulasi Untuk Pembangunan Daerah

Informasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan program pembangunan sektor kesehatan di tingkat provinsi, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

“Kalau ada kendala, baik dari sisi sarana prasarana maupun kebutuhan pelayanan, tentu akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai kewenangan. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan berkualitas,” pungkasnya.

Komisi V DPRD Sumsel berharap hasil kunjungan ini dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Payakabung dan menjadi masukan bagi penguatan kebijakan pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan. Dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan penerapan standar pelayanan yang baik, masyarakat diharapkan memperoleh akses layanan kesehatan yang semakin optimal.(*)

Ruang Karya MusiNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *