Herman Deru Kawal Penyaluran Bansos Tahun 2021 di Sumatera Selatan

MUSINEWS.IDPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel) bergerak cepat menindaklanjuti program jaring pengaman sosial dari pemerintah pusat. Gubernur Sumsel, Herman Deru, menghadiri langsung peluncuran Bantuan Tunai Seluruh Indonesia Tahun 2021 secara virtual dari Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin, 4 Januari 2021.

Agenda strategis nasional ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dari Istana Negara, Jakarta. Penyerahan bantuan dilakukan secara serentak, yang diikuti oleh para kepala daerah dari 34 provinsi, demi memastikan stimulus ekonomi berjalan merata di awal tahun.

Langkah ini menjadi instrumen penting bagi Bumi Sriwijaya dalam menjaga daya beli masyarakat, di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi. Sinergi antara pusat dan daerah, diharapkan mampu memitigasi dampak sosial serta mempercepat pemulihan aktivitas pasar di tingkat lokal.

Berita Terkait :  Raperda Perubahan APBD Sumsel 2025 Disetujui DPRD, Gubernur Sumsel Sampaikan Apresiasi

Rincian Tiga Program Stimulus Kebijakan Pusat

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, memaparkan bahwa total anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat untuk seluruh wilayah Indonesia mencapai Rp110 triliun. Anggaran fantastis ini, disalurkan melalui tiga instrumen program bantuan tunai utama yang didesain saling melengkapi.

Ketiga program tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta Bantuan Sosial Tunai (BST). Pembagian klaster ini bertujuan untuk menyisir seluruh lapisan masyarakat yang paling rentan terdampak pembatasan aktivitas sosial.

“Saya harapkan bantuan ini dapat membantu dan memicu peningkatan ekonomi terutama di masa pandemi Covid-19,” ujar Presiden, saat membuka arahan operasionalnya.

Presiden juga memberikan catatan kritis terkait pemanfaatan dana tersebut. Kepala Negara menegaskan agar bantuan tunai ini benar-benar dibelanjakan untuk kebutuhan pokok keluarga, seperti pemenuhan gizi dan sembako, bukan untuk membeli komoditas sekunder seperti rokok.

Berita Terkait :  Mawardi Yahya bersama Kapolda Sumsel Serahkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat

Pengawasan Ketat di Tingkat Daerah dan Hak Penerima Manfaat

Menanggapi instruksi presiden, Gubernur Sumsel, Herman Deru, langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan penerima manfaat di Palembang, segera setelah konferensi video selesai.

Langkah ini menandai dimulainya distribusi fisik secara massal melalui lembaga penyalur resmi yang ditunjuk seperti PT Pos Indonesia dan bank Himbara.

Herman Deru menegaskan komitmennya untuk melakukan monitoring berlapis di lapangan guna meminimalkan risiko pemotongan liar maupun salah sasaran. Jajaran pemerintah kabupaten dan kota hingga tingkat rukun tetangga (RT) diminta ikut mengawal validitas data penerima.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Presiden atas bantuan sosial yang diberikan, dan saya sebagai gubernur wajib mengawasi penyaluran bantuan sosial ini agar berjalan transparan serta akuntabel,” pungkas Herman Deru.

Penyaluran berkala ini diproyeksikan akan memberikan dampak instan pada perputaran uang di sektor mikro Sumatera Selatan, sekaligus menjadi bantalan pemulihan ekonomi daerah sepanjang triwulan pertama tahun 2021. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *