MusiNews.id, PALEMBANG — Herman Deru mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis inovasi dan teknologi dalam pelaksanaan Palembang Tourism Forum Volume 3 Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Palembang.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima audiensi Direktur Politeknik Pariwisata Palembang, Iwan Riady, beserta jajaran di ruang audiensi Gubernur Sumatera Selatan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas pelaksanaan seminar pariwisata bertajuk “Smart and Sustainable Tourism for Palembang: Digital Innovation and AI Solution for Tourism Destination, Integrated Smart Service, Clean Environment, and Historic Experience”.

Direktur Politeknik Pariwisata Palembang, Iwan Riady, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung pada 20–21 Mei 2026 di kawasan Jakabaring, Palembang.
Menurut dia, forum tersebut merupakan agenda tahunan yang kini memasuki penyelenggaraan ketiga dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan.
“Kegiatan ini membahas perkembangan pariwisata lokal maupun internasional dengan fokus pada pengembangan smart tourism,” ujar Iwan.

Menanggapi hal tersebut, Herman Deru meminta agar forum tersebut tidak hanya membahas tren pariwisata global, tetapi juga mengulas secara mendalam potensi wisata Sumatera Selatan dan strategi pengembangannya.
Ia menilai Sumsel membutuhkan berbagai inovasi kreatif untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, terutama karena daerah tersebut tidak memiliki banyak destinasi wisata alam unggulan dibanding daerah lain di Indonesia.
“Saya berharap forum ini bisa membedah potensi wisata Sumsel. Kita perlu inovasi agar mampu menarik perhatian wisatawan untuk datang dan kembali berkunjung,” kata Herman Deru.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata di Sumatera Selatan harus dilakukan dengan memadukan berbagai potensi daerah, mulai dari wisata budaya, kuliner, hingga sport tourism yang selama ini menjadi salah satu kekuatan daerah.
Herman Deru juga menekankan pentingnya menciptakan pengalaman wisata yang nyaman dan berkesan agar wisatawan betah berada di Sumsel.
Selain itu, ia berharap Politeknik Pariwisata Palembang dapat menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi pengembangan industri pariwisata daerah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (try)








