MUSINEWS.ID — Pulau Kemaro menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup dikenal di Kota Palembang. Lokasinya berada di tengah Sungai Musi, dan sering dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati suasana sungai, sekaligus melihat sisi budaya Tionghoa yang sudah lama berkembang di kota ini.
Bagi warga Palembang, nama Pulau Kemaro tentu bukan hal baru. Namun untuk wisatawan dari luar daerah, tempat ini sering menjadi tujuan, karena memiliki suasana yang berbeda dibanding kawasan wisata lain di Sumatra Selatan (Sumsel).
Selain dikenal karena pagoda dan legenda yang melekat pada sejarahnya, Pulau Kemaro juga ramai saat perayaan Cap Go Meh dan beberapa momen libur panjang.
Cara Menuju Pulau Kemaro
Untuk menuju Pulau Kemaro, pengunjung biasanya memulai perjalanan dari kawasan Benteng Kuto Besak atau dermaga wisata di sekitar Sungai Musi.
Dari pusat Kota Palembang, perjalanan menuju dermaga tidak memakan waktu terlalu lama. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi, transportasi online, maupun angkutan kota, menuju kawasan tepian Sungai Musi.
Setelah tiba di dermaga, perjalanan dilanjutkan menggunakan ketek atau speedboat menuju Pulau Kemaro. Waktu tempuh rata-rata sekitar 20 hingga 35 menit, tergantung kondisi arus sungai dan jenis perahu yang digunakan.
Pada sore hari di akhir, kawasan dermaga Benteng Kuto Besak biasanya mulai lebih ramai dibanding siang hari. Banyak wisatawan memilih datang setelah pukul 4 sore, karena cuaca mulai lebih teduh.
Selama perjalanan menuju pulau, pengunjung dapat melihat aktivitas masyarakat di tepian Sungai Musi, kapal barang yang melintas, hingga pemandangan Jembatan Ampera dari kejauhan.
Biaya Perjalanan ke Pulau Kemaro
Biaya perjalanan menuju Pulau Kemaro biasanya berbeda, tergantung jenis perahu dan jumlah penumpang.
Jika menggunakan ketek bersama penumpang lain, biaya perjalanan umumnya lebih terjangkau. Sementara speedboat pribadi, memiliki tarif lebih tinggi namun waktu perjalanan terasa lebih cepat.
Sebagian wisatawan datang secara rombongan, agar biaya sewa perahu dapat dibagi bersama.
Selain biaya transportasi sungai, pengunjung biasanya menyiapkan dana tambahan untuk membeli minuman, makanan ringan, atau kebutuhan lain selama berada di kawasan wisata.
Suasana di Kawasan Pulau
Saat tiba di Pulau Kemaro, pengunjung akan melihat kawasan pulau yang tidak terlalu luas, namun cukup nyaman untuk berjalan santai.
Bangunan pagoda bertingkat menjadi bagian yang paling sering dijadikan lokasi berfoto wisatawan. Area ini biasanya lebih ramai pada akhir pekan, dan musim liburan.
Di beberapa sisi pulau, terdapat pepohonan yang membuat suasana terasa lebih teduh, terutama saat cuaca sedang panas pada siang hari.
Pada hari kerja biasa, suasana Pulau Kemaro cenderung lebih tenang dibanding akhir pekan. Sebagian pengunjung datang untuk menikmati suasana Sungai Musi tanpa terburu-buru.
Sementara saat hari libur, aktivitas wisata sungai terlihat lebih ramai dengan lalu lalang ketek yang membawa pengunjung dari berbagai dermaga di Palembang.
Waktu yang Ramai Dikunjungi
Waktu yang cukup ramai biasanya mulai terlihat pada sore hari hingga menjelang malam.
Banyak pengunjung memilih datang sekitar pukul 16.00 WIB, karena udara mulai lebih nyaman dibanding siang hari yang terasa panas di kawasan sungai.
Selain itu, suasana sore di Sungai Musi sering dimanfaatkan wisatawan untuk berfoto, karena pencahayaan matahari mulai lebih lembut.
Jika ingin suasana yang lebih sepi, pengunjung bisa datang pada pagi hari atau di luar akhir pekan.
Hal yang Bisa Dilakukan di Pulau Kemaro
Selain berjalan santai mengelilingi kawasan pulau, pengunjung biasanya memanfaatkan waktu untuk berfoto dan menikmati suasana sungai.
Beberapa wisatawan datang untuk melihat pagoda dan area ibadah yang berada di sekitar pulau. Ada juga pengunjung yang memilih duduk santai di tepi sungai sambil melihat aktivitas perahu yang melintas.
Perjalanan menggunakan ketek di Sungai Musi, juga menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan luar daerah yang belum terbiasa dengan suasana transportasi sungai di Palembang.
Tips Sebelum Berkunjung
Sebelum berkunjung ke Pulau Kemaro, pengunjung sebaiknya memperhatikan kondisi cuaca karena perjalanan dilakukan menggunakan transportasi sungai.
Gunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal, terutama jika datang pada siang atau sore hari.
Jika datang bersama keluarga atau rombongan, sebaiknya menanyakan tarif perahu terlebih dahulu sebelum berangkat agar perjalanan terasa lebih nyaman.
Membawa air minum sendiri juga cukup membantu, terutama saat cuaca panas dan jumlah pengunjung sedang ramai.
Banyak pengunjung memilih datang sekitar sore hari karena suasana Sungai Musi mulai terasa lebih teduh dibanding tengah hari.
baca juga :
- Festival Sriwijaya dan Festival Perahu Bidar Tradisional Masuk Event Unggulan Nasional Kementerian Pariwisata Tahun 2026
- Kunjungi Sumatera Selatan? Jangan Hanya Nikmati Festival Sriwijaya dan Perahu Bidar Tradisional, Ini 50 Warisan Takbenda yang Juga Bisa Dinikmati











