MusiNews.id, Palembang – Gubernur Sumsel, Herman Deru menegaskan peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan dan memperkuat inovasi menghadapi tantangan zaman.
Hal itu disampaikan Herman Deru saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (18/5/2026) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, Herman Deru hadir didampingi Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang bersama jajaran Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Mengawali sambutannya, Herman Deru menyampaikan ucapan selamat ulang tahun bagi Provinsi Sumatera Selatan yang genap berusia 80 tahun pada 15 Mei 2026.
“Tanjak emas di kepala raja merupakan simbol kebesaran budaya kita. Selamat ulang tahun Sumatera Selatan tercinta, semoga rakyatnya semakin sejahtera,” ujar Herman Deru.
Menurutnya, ada tiga makna penting dalam setiap peringatan hari jadi daerah. Pertama sebagai momentum untuk bersyukur atas capaian pembangunan yang telah diraih. Kedua sebagai sarana evaluasi terhadap berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan. Ketiga sebagai ajang melakukan penyesuaian dan inovasi agar Sumsel mampu menghadapi perkembangan zaman yang terus berubah.
Herman Deru menilai perjalanan panjang Sumatera Selatan selama delapan dekade merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-80 Sumsel sebagai semangat baru untuk memperkuat persatuan, menjaga budaya, serta mendorong pembangunan yang lebih maju dan merata.
Menurutnya, identitas budaya seperti tanjak emas harus terus dijaga sebagai simbol kebanggaan daerah di tengah modernisasi dan perkembangan global.
Rapat Paripurna Istimewa tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang Provinsi Sumatera Selatan sejak berdiri hingga menjadi salah satu daerah strategis di Indonesia. (tri)












