Gubernur Hadiri Wisuda Akbar 10 Ribu Santri BKPRMI Sumsel

MUSINEWS.IDGubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, menghadiri kegiatan Tasyakuran Akbar Santri Bebas Buta Huruf Alquran, sekaligus Wisuda Akbar Santri Taman Kanak-Kanak/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) BKPRMI. Acara sakral dan meriah ini dipusatkan di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Palembang, pada hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2026.

Kehadiran ribuan santri bersama para orang tua dan tenaga pendidik memenuhi gedung PSCC untuk merayakan momentum kelulusan keagamaan tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Sumsel, yang mempertemukan para pemangku kepentingan pendidikan non formal.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa syukur mendalam serta apresiasi atas capaian gemilang para santri. Keberhasilan kurang lebih 10 ribu anak terbebas dari buta aksara Alquran, dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia di Sumsel.

“Alhamdulillah, hari ini sebanyak 10 ribu anak kita dinyatakan pandai membaca Alquran. Ini layak menjadi rekor dalam upaya pelepasan buta aksara Alquran di Sumatra Selatan,” ujar Herman Deru di hadapan para hadirin.

Berita Terkait :  DPRD Setujui Perubahan RPJMD Provinsi Sumsel Tahun 2019-2023

Peran Strategis Guru Ngaji dan Fondasi Keluarga

Herman Deru juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), para ustadz, dan ustadzah yang konsisten membimbing anak-anak. Peran para pengajar di TPA sangat besar dalam membantu tugas orang tua menanamkan nilai-nilai religius sejak dini.

Meski pendidikan utama tetap berawal dari lingkungan keluarga, kolaborasi dengan lembaga keagamaan terbukti efektif melahirkan generasi yang cerdas dan berwawasan luas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel berkomitmen untuk terus mendukung program-program keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.

Di hadapan para wisudawan, Herman Deru berpesan agar mereka senantiasa mengingat jasa serta pengorbanan orang tua dan guru. Rasa hormat dan bakti kepada orang tua menjadi kunci keberhasilan dalam melanjutkan jenjang pendidikan maupun kehidupan sosial di masa depan.

Berita Terkait :  Herman Deru Harapkan Raker HMPS dan  KPS Hasilkan Rekomendasi Nyata Dalam Pengelolaan Hutan Agar Lebih Produktif 

Apresiasi dan Kehadiran Tokoh Daerah

Sementara itu, Ketua Umum BKPRMI Sumsel, Ustadz Firdaus, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas perhatian konsisten Gubernur Sumsel terhadap perkembangan pendidikan Alquran. Dukungan nyata pemerintah daerah selama ini dinilai sangat membantu kelancaran operasional dan syiar Islam di berbagai kabupaten dan kota.

Sebagai bentuk motivasi, dalam acara tersebut turut diserahkan penghargaan khusus kepada sejumlah santri berprestasi yang berasal dari berbagai daerah, seperti Kota Palembang, Kabupaten OKU Timur, dan Kabupaten Muara Enim. Prestasi ini menunjukkan bahwa pendidikan Alquran di Sumsel terus melahirkan bibit-bibit unggul yang kompetitif.

Acara tasyakuran ini turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan pejabat penting, di antaranya Bupati OKU Timur (H. Lanosin), Bupati OKI (Muchendi Mahzarekki), Wakil Bupati Banyuasin (Netta Indrian), serta Kakanwil Kemenag Sumsel (Syafitri Irwan).

Sinergi lintas kepala daerah ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan moral dan spiritual masyarakat Sumsel. (ohs)

Ruang Karya MusiNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *