Unik, Pemkab Muba Beri Kartu Identitas Khusus Bagi Warga Divaksin

MUSINEWS.ID – Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 serentak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menghadirkan inovasi berbeda dibanding daerah lain. Selain pencanangan vaksinasi bagi pejabat publik dan tenaga kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba meluncurkan pemberian kartu identitas (ID Card) khusus bagi warga yang telah mendapatkan suntikan vaksin.

Kebijakan ini diinisiasi untuk memudahkan pendataan sekaligus menjadi penanda resmi bagi masyarakat Muba yang telah menerima fasilitas vaksin. Peluncuran perdana ini ditandai langsung oleh Bupati Kabupaten Muba, Dodi Reza, bersama Wakil Bupati Kabupaten Muba, Beni Hernedi, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di RSUD Sekayu.

Berita Terkait :  Pj Bupati Sandi Fahlepi Hadiri Langsung Musrenbangnas 2024

Inovasi ID Card untuk Kemudahan Mobilitas

Dodi Reza menjelaskan bahwa kartu identitas tersebut dirancang khusus dengan sistem pengaman tersendiri bagi warga maupun tenaga kesehatan yang telah merampungkan vaksinasi. Selain memaksimalkan pendataan daerah, kartu ini diproyeksikan dapat mempermudah mobilitas masyarakat.

“ID Card ini kita desain sedemikian rupa. Jika ke depan ada regulasi bahwa warga yang sudah divaksin tidak perlu lagi melampirkan hasil uji PCR atau tes antigen saat bepergian, maka kartu berstandar tersertifikasi ini bisa menjadi bukti otentik,” ungkap Dodi Reza usai pencanangan vaksinasi.

Ia menambahkan, pencetakan kartu tersebut telah dipersiapkan secara matang jauh-jauh hari, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola manajemen penanganan pandemi.

Berita Terkait :  Libur Lebaran, Pak Camat Kunjungi Tenaga Kesehatan RSUD Bayung Lencir

Alokasi Vaksin dan Prioritas Tahap Awal

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, dr. Azmi Dariusmansyah, M.A.R.S., merinci bahwa pada tahap awal ini Kabupaten Muba menerima alokasi sebanyak 6.360 vial vaksin. Logistik tersebut didistribusikan ke 31 fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari 28 Puskesmas dan 3 Rumah Sakit rujukan.

“Alokasi vaksin di Muba cukup besar dan pada tahap awal ini diprioritaskan bagi seluruh tenaga kesehatan serta pejabat publik untuk dua kali penyuntikan dosis. Setelah nakes tuntas, vaksinasi akan dilanjutkan bagi jajaran TNI, Polri, dan masyarakat umum,” jelas Azmi Dariusmansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Dodi turut mengajak masyarakat Muba agar tidak ragu mengikuti program vaksinasi.

Bersama Wakil Bupati dan unsur Forkopimda, ia membuktikan sendiri bahwa proses penyuntikan berjalan aman, sekaligus menegaskan tentang pentingnya kolaborasi bersama untuk menekan laju penularan COVID-19 di Bumi Serasan Sekate. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *