Bupati Muba Lantik Pengurus Tradisi IPPK di Babat Toman

MUSINEWS.ID — Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Toha Tohet, secara resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan organisasi Ikatan Persaudaraan Persedekahan Kundangan (IPPK) Kecamatan Babat Toman. Prosesi pengukuhan yang sarat akan nilai adat lokal ini, dipusatkan di Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman, pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2026.

Agenda pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras jajaran pemerintah daerah. Di antaranya Asisten I Setda Muba (Ardiansyah), Kepala Badan Kesbangpol Muba (M. Thabrani Rizky), Camat Babat Toman (Darwin), serta perwakilan Dinas Kominfo Muba. Hadir pula Kepala Desa Sereka, Surianto, beserta unsur Forkopimcam Babat Toman.

Dalam upacara pengukuhan tersebut, Toha Tohet meresmikan struktur kepengurusan IPPK Babat Toman yang kini dinakhodai oleh Zubairin sebagai ketua terpilih. Langkah ini menandai babak baru pelembagaan organisasi berbasis kearifan lokal di wilayah bantaran Sungai Musi.

Berita Terkait :  Festival Sriwijaya XXXIII Tahun 2025

Revitalisasi Tradisi Kundangan di Tengah Modernisasi Zaman

Keberadaan IPPK memiliki arti penting bagi ketahanan budaya masyarakat Kabupaten Muba. Secara filosofis, kata kundangan dalam kultur masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel), merujuk pada tradisi menghadiri hajatan adat atau persedekahan, yang di dalamnya terkandung nilai gotong royong, sumbangsih materi maupun tenaga, serta penguatan ikatan kekerabatan antar warga desa.

Di era modern, tradisi komunal ini kerap menghadapi tantangan pergeseran nilai, akibat gaya hidup individualistis. Melalui wadah formal seperti IPPK, pola interaksi sosial berbasis persaudaraan lama tersebut, dikemas kembali agar tetap relevan dan diminati oleh generasi muda di pedesaan.

“Organisasi ini memiliki peran strategis. Bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah benteng budaya untuk merawat kegotongroyongan dan membantu sesama warga saat menggelar persedekahan adat,” ujar Toha Tohet.

Berita Terkait :  Weekend Pagi Produktif Pj. Bupati Apriyadi Cek Kualitas Air PDAM Hingga Perbaikan Infrastruktur

Modal Sosial Penggerak Pembangunan Daerah

Ketua IPPK Kecamatan Babat Toman, Zubairin, memaparkan bahwa pendirian organisasi ini melewati proses dinamika sosial yang cukup panjang di tingkat akar rumput. Namun, tingginya kesadaran kolektif masyarakat, membuat lembaga ini tumbuh pesat dan kini telah merangkul sekitar 200 anggota aktif.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba memandang basis massa yang terstruktur hingga ke tingkat dusun ini, sebagai modal sosial yang sangat berharga. Kelompok kerja seperti IPPK dapat difungsikan sebagai mitra strategis pemerintah, terutama dalam menyosialisasikan kebijakan daerah, menggerakkan aksi swadaya masyarakat, serta menjaga stabilitas ketertiban umum di wilayah Babat Supat dan sekitarnya.

Zubairin menegaskan bahwa seluruh anggota IPPK berkomitmen menjaga soliditas organisasi secara internal. Kolektivitas ini diarahkan untuk mendukung penuh program kerja pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Muba. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *