MusiNews.id – Sejumlah warga Perumahan Royyan Mulya yang berada di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menegaskan bahwa aksi yang terjadi di kantor PT Tirta Sriwijaya Maju (TSM) pada 3 Februari 2026 serta video yang beredar luas di media sosial, tidak mencerminkan sikap mayoritas warga.
Penegasan tersebut disampaikan oleh beberapa ibu-ibu warga Royyan Mulya yang diwakili Oy, Sr, Ln, dan Dk. Mereka menyatakan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh oknum tertentu dan tidak dapat dianggap sebagai suara bersama seluruh warga perumahan.
“Tidak seluruh warga Royyan seperti yang ada di video yang beredar dan heboh itu. Cara penyampaiannya tidak tepat, Pak,” ujar mereka secara serempak.
Menurut warga, selama ini komunikasi antara warga Perumahan Royyan Mulya dan pihak PT Tirta Sriwijaya Maju telah berjalan dengan baik. Mereka mengaku sudah beberapa kali melakukan komunikasi langsung dengan pihak perusahaan dalam suasana yang kondusif.
“Kami juga sudah sering berkomunikasi dengan pihak TSM dan komunikasi pun terjalin dengan baik. Aksi tersebut hanya dilakukan oleh oknum saja,” lanjut mereka.
Para warga berharap agar setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog yang santun dan terbuka, tanpa mengedepankan emosi ataupun tindakan yang berpotensi mencederai etika serta melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Mereka menekankan pentingnya menjaga norma sosial, etika bermasyarakat, dan jalur hukum dalam menyampaikan aspirasi, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun dampak negatif bagi lingkungan perumahan secara keseluruhan.
“Kami berharap semua pihak bisa menyelesaikan persoalan dengan cara baik-baik, melalui komunikasi yang santun dan sesuai koridor norma serta hukum,” tutup perwakilan warga.*
Wartawan MusiNews.id yang menyukai olahraga, khususnya sepak bola. Aktif menulis seputar Liga 1, Liga 2, Liga 3, dan Sepak Bola di Sumsel.















