MUSINEWS.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan tentang pentingnya komitmen lintas kementerian dan lembaga dalam menyukseskan program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi pusat terpadu terkait Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON yang berlangsung di Auditorium Wisma Graha Kemenpora, Jakarta.
Dalam arahannya di hadapan jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa kerangka DBON selaras langsung dengan misi Asta Cita Pemerintah nomor empat, yakni penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan prestasi olahraga.
Oleh karena itu, ia memastikan agenda strategis ini wajib terakomodasi secara konsisten dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) di tiap instansi serta masuk ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Integrasi Anggaran dan Kurikulum Sekolah Keolahragaan
Guna menghilangkan hambatan operasional di lapangan, Gibran Rakabuming Raka meminta Kementerian Keuangan untuk mengawal ketersediaan alokasi anggaran yang memadai bagi instansi terkait. Dengan kepastian pendanaan tersebut, setiap kementerian dan lembaga diharapkan tidak lagi mengalami kendala dalam mengeksekusi program pembinaan olahraga prestasi.
Selain aspek pendanaan, pembaruan kurikulum khusus untuk sekolah keolahragaan (SKO) juga menjadi poin krusial yang harus segera diselesaikan. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran lembaga pendidikan khusus olahraga dalam mencetak bibit-bibit atlet unggul sejak usia dini secara terstandarisasi.
Sinergi Pusat, Daerah, dan Peran Swasta
Implementasi kebijakan nasional di sektor olahraga dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa adanya keselarasan dengan pemerintah daerah. Oleh sebab itu, Kementerian Dalam Negeri didorong untuk memastikan seluruh daerah segera menyusun dan mengimplementasikan Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) yang bersinergi dengan kebijakan pusat.
Pemerintah juga membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi sektor swasta untuk terlibat aktif dalam ekosistem keolahragaan nasional. Keterlibatan swasta ini diharapkan dapat dimulai dari tingkat hulu, seperti pembangunan fasilitas sekolah keolahragaan berkualitas, penyediaan rumah sakit olahraga yang merata di setiap provinsi, hingga pengelolaan stadion olahraga secara profesional.
Melalui konsolidasi kekuatan antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha, pelaksanaan DBON Tahap 2 diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi kebangkitan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional. (ohs)

O. Hairudin Sikumbang adalah jurnalis MusiNews.id yang fokus pada liputan di bidang pendidikan, politik, dan pemerintahan. Selain itu, juga merupakan Wakil Ketua DPD Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Provinsi Sumatra Selatan.







