Herman Deru : “Gelar Adat, Bentuk Pelestarian Kebudayaan Daerah”
MyRepublic, Internet Cepat Tanpa Batas

Herman Deru : “Gelar Adat, Bentuk Pelestarian Kebudayaan Daerah”

MusiNews.id, Palembang — Gubernur Sumsel H. Herman Deru (HD) selama menjabat memang dikenal sebagai sosok yang peduli dengan pelestarian adat budaya yang ada di Sumatera Selatan. Apalagi dengan kemajemukan berbagai adat, istiadat, budaya yang berbeda di setiap daerah yang ada di 17 Kabupaten/Kota membuat Sumsel kaya akan warisan yang harus tetap terjaga dan dipelihara agar tidak hilang.

Atas dedikasinya tersebut telah banyak penghargaan dan gelar yang diberikan oelh masyarakat kepada HD karena dianggap telah berjasa di suaru daerah. Kali ini Dengan pemberian gelar tersebut, kebudayaan suatu daerah juga tidak akan punah. Kali ini masyarakat OKU Selatan memberikan gelar kepada HD.

Berita Terkait :   Gubernur Kalimantan Timur Kagum Program Listril Masuk Sawah di Sumatera Selatan

Hal tersebut disampaikan saat kunjungan Sekda Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), M. Rahmatullah, SSTP, M.Si dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan pemberian Gelar Adat Janang kepada Gubernur Sumatera Selatan. Pemberian gelar akan dilaksanakan di Kecamatan Pulau Beringin Kab. OKUS bertempat di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (29/5/2023)
.
Menanggapi hal tersebut, HD mengucapkan terima kasih atas penghargaan berupa gelar adat yang esensinya adalah kehormatan bagi dirinya.

“Pemberian adat ini merupakan cara yang baik dalam melestarikan dan mempertahankan adat yang ada di Sumsel. Apalagi Sumsel sudah membuat Peraturan Daerah tentang Arsitektur Bangunan Gedung Berornamen Budaya Sumsel. Artinya kita tetap mempertahankan adat dan budaya di Sumsel” ujar HD.

Berita Terkait :   Herman Deru Resmi Membuka Kejuaraan Badminton Bhayangkara Cup

Sementara itu Pembina Adat Semende OKU Selatan /Koordinator Adat Semende OKU Selatan Thadin Hamid menjelaskan pemberian gelar adat Jenang sudah hasil kesepakatan melalui rapat para pemangku adat Semende OKUS .

“Gelar adat ini juga untuk mempertahkan adat budaya. Dengan perkembangan zaman saat ini, adat semende mulai begeser makanya dalam mempertahankan ini perlunya gelar adat” jelas Thadin

Lanjutnya Selain itu, warga semende juga sangat mendukung sekali kebijakan dan program dari Gubernur Sumsel salah satunya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). (Try)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *