Upaya Jaga Kamtibmas, Dit Intelkam Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Anak Yatim

MusiNews.id — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatra Selatan (Sumsel) tidak hanya dilakukan melalui pendekatan teknis kepolisian, tetapi juga melalui sentuhan sosial dan spiritual. Salah satunya terlihat dalam kegiatan do’a bersama yang melibatkan anak yatim, pada hari Jum’at, tanggal 27 Maret 2026.

Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumsel ini, berlangsung di ruang data lantai 3 kantor tersebut. Sejumlah anak yatim dari Yayasan Mahabatul Umi, diundang untuk mengikuti do’a bersama, yang diharapkan membawa keberkahan serta menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.

Direktur (Dir) Intelkam Polda Sumsel, Kombes. Pol. Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Wakil Direktur Intelkam Polda Sumsel, AKBP Mario Ivanry, S.E., serta para pejabat utama di lingkungan Dit Intelkam. Kehadiran jajaran pimpinan ini, menunjukkan komitmen institusi dalam membangun pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat.

Baca juga : Polda Sumsel Gerak Cepat Atasi Kemacetan Jalintim, Kapolres Muba Pimpin Langsung di Lapangan

Tidak sekadar seremoni, kegiatan ini mencerminkan upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak yatim. Do’a yang dipanjatkan bersama, diharapkan menjadi penguat moral sekaligus simbol kepedulian sosial yang berdampak luas.

Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas daerah. Situasi kamtibmas yang aman dan damai, dinilai tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat serta nilai-nilai kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap dapat membangun kepercayaan publik sekaligus menumbuhkan rasa aman di tengah masyarakat. Selain itu, perhatian terhadap anak yatim, juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang diharapkan memberi dampak positif bagi kehidupan mereka.

Baca juga : Respons Cepat Polisi Selamatkan Perempuan dalam Kondisi Krisis di Jembatan Ampera

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, pendekatan seperti ini dinilai penting untuk menjaga harmoni. Keterlibatan berbagai elemen, termasuk anak-anak yatim, menjadi pengingat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.

Kegiatan doa bersama tersebut berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan harapan agar wilayah Sumsel tetap berada dalam kondisi aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (try)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *