MUSINEWS.ID, PALEMBANG – Sinyal bahaya langsung dikirimkan oleh skuad PS Palembang U15 dalam mengarungi kompetisi Piala Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) U15 Zona Palembang 2026. Tidak tanggung-tanggung, tim berjuluk Betaji Muda ini sukses menggilas SSB Perisai dengan skor telak 6-0 pada laga perdana Grup A yang digelar di Stadion Kamboja, Palembang, Rabu (20/5/2026).
Kemenangan impresif ini tidak hanya mengamankan tiga poin perdana bagi PS Palembang, tetapi juga langsung memanaskan peta persaingan di papan atas klasemen. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, intensitas tinggi yang diperagakan anak-asuh duo pelatih Syamsul Anwar Rasma dan Husnul Wafa benar-benar membuat lini pertahanan lawan kelimpungan.
Dominasi Total Betaji Muda Sejak Menit Pertama
PS Palembang U15 menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini. Mengandalkan kombinasi serangan balik cepat dari sektor sayap dan kreativitas tinggi di lini tengah, mereka langsung mengurung pertahanan SSB Perisai sejak menit awal.
Laga baru berjalan lima menit, Stadion Kamboja sudah bergemuruh. Berawal dari pergerakan taktis di lini depan, striker muda berbakat Abqory Sheva Alfiano dengan jeli melepaskan umpan matang ke dalam kotak penalti. Risky, winger lincah yang bergerak bebas, menyambut bola dengan sepakan terukur yang gagal diantisipasi kiper lawan. Skor 1-0 memicu kepercayaan diri skuad PS Palembang.
Gempuran demi gempuran terus mengalir. SSB Perisai praktis kesulitan mengembangkan permainan akibat pressing ketat yang diterapkan lini tengah PS Palembang. Memasuki menit ke-30, giliran Kenzie yang mencuri perhatian. Melihat ada ruang tembak di luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan keras bersarang pojok gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Magis Babak Kedua dan Quattrick Abqory Sheva Alfiano
Memasuki paruh kedua, tim pelatih PS Palembang melakukan penyegaran taktik. Masuknya gelandang bernomor punggung 23, Putra, membuat aliran bola dari lini tengah ke depan menjadi jauh lebih hidup dan bervariasi. Perubahan ini menjadi awal dari mimpi buruk yang sesungguhnya bagi SSB Perisai.
Panggung babak kedua sepenuhnya menjadi milik Abqory Sheva Alfiano. Penyerang muda besutan SSB Palembang Soccer Skills (PSS) ini tampil kesurupan di depan gawang. Menit ke-39, Abqory membuka keran golnya lewat penempatan posisi yang cerdas memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan.
Ketajaman Abqory kembali teruji pada menit ke-50 dan ke-64 melalui skema serangan cepat yang mematikan. Puncaknya, satu menit sebelum laga usai normal, tepatnya di menit ke-69, Abqory menggenapi catatan performanya hari itu dengan mencetak gol keempat alias quattrick, sekaligus menutup laga dengan skor mencolok 6-0.
Visi bermain yang matang, kecepatan di atas rata-rata, serta penyelesaian akhir yang dingin membuat nama Abqory Sheva kini mulai ramai diperbincangkan oleh para pemandu bakat dan pencinta sepak bola usia dini di Sumatera Selatan.
Persaingan Grup A Memanas, Ujian Berat Menanti Lawan PS Pusri
Kendati menang besar, jalan PS Palembang U15 untuk menguasai takhta Grup A masih tertahan. Di pertandingan lain, Sriwijaya Asah Soccer (SAS) mengamuk lebih dahsyat dengan menggulung SSB Pusri lewat skor mencolok 9-0. Hasil tersebut menempatkan SAS di puncak klasemen sementara berkat keunggulan selisih gol.
Tantangan nyata bagi konsistensi PS Palembang akan langsung diuji pada laga kedua. Berdasarkan jadwal, mereka akan menantang PS Pusri di Stadion Kamboja pada Kamis (21/5/2026) pagi pukul 09.40 WIB. Jadwal yang padat menuntut kedalaman skuad dan pemulihan fisik yang cepat dari para pemain.
Ditemui usai pertandingan, pelatih kepala PS Palembang U15, Syamsul Anwar Rasma, mengaku sangat puas dengan determinasi yang ditunjukkan anak asuhnya. Namun sesuai dengan kode etik pembinaan usia dini, ia mengingatkan para pemainnya untuk tetap membumi.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras anak-anak hari ini. Mereka tampil disiplin, meminimalkan kesalahan, dan menjalankan instruksi tim pelatih dengan sangat baik. Namun, saya minta mereka tidak cepat puas. Ini baru langkah awal, turnamen masih sangat panjang dan lawan-lawan tangguh sudah menunggu di depan,” ujar Syamsul dengan nada tegas.
Piala Gubernur Sumsel U15 tahun 2026 ini memang diproyeksikan menjadi kawah candradimuka bagi talenta-talenta lokal Sumsel. Dengan atmosfer kompetitif yang tersaji di Stadion Kamboja, ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi emas baru yang kelak akan mengisi slot pemain profesional di tingkat nasional maupun internasional. (tri)










