Lawan Narkoba dan Judi Online, Bupati Muba Bangun Ponpes Nurul Fikri di Tungkal Jaya

Bupati Muba Bangun Ponpes Nurul Fikri di Tungkal Jaya untuk Bentengi Generasi Muda

MusiNews.id, MUBA — Di tengah panasnya Desa Peninggalan, langkah nyata membentengi generasi muda Musi Banyuasin mulai diwujudkan lewat pembangunan Pondok Pesantren Nurul Fikri. Kehadiran pesantren ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi jadi harapan baru melawan ancaman narkoba dan judi online yang kian dekat.

Bupati Musi Banyuasin, H. Muhammad Toha, hadir langsung dalam peletakan batu pertama di Kecamatan Tungkal Jaya, Selasa (28/04/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Tabligh Akbar dan Halalbihalal bersama warga yang berlangsung penuh kehangatan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya memperkuat pondasi moral generasi muda sejak dini. Ia melihat pesantren sebagai solusi nyata di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Bupati Muba Bangun Ponpes Nurul Fikri untuk Generasi Islami

Menurutnya, semakin banyak pesantren berdiri, semakin kuat benteng moral masyarakat. Ini bukan sekadar pendidikan agama, tapi juga investasi masa depan daerah.

“Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga memiliki karakter religius yang kuat,” ujarnya di hadapan ratusan jamaah.

Pesan ini terasa dekat, apalagi jika kamu melihat kondisi anak muda sekarang yang makin rentan terpapar pengaruh negatif.

Warga Turun Tangan, Dana Terkumpul Spontan

Momen paling menyentuh terjadi saat penggalangan dana berlangsung. Dipandu oleh Mudir Ponpes, Ustaz Haji Upik Reza, suasana berubah menjadi penuh semangat kebersamaan.

Tanpa dikomando panjang, para tokoh dan warga langsung berkomitmen memberikan bantuan. Ini jadi bukti bahwa pembangunan pesantren bukan hanya program pemerintah, tapi gerakan bersama masyarakat.

Dukungan juga datang dari Ketua PWNU Sumsel, K.H. Hendra Zainuddin Al-Qodari. Kehadirannya memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun daerah.

Bupati juga mengapresiasi pihak yang telah mewakafkan lahan pembangunan. Ia menyebutnya sebagai amal jariyah yang akan terus mengalir manfaatnya.

Acara dihadiri jajaran Forkopimcam dan OPD terkait, lalu ditutup dengan suasana hangat kebersamaan. Bahkan di tengah agenda padat, Bupati masih menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga.

Pembangunan Ponpes Nurul Fikri ini diharapkan menjadi simbol persatuan masyarakat Desa Peninggalan dalam mencetak generasi islami yang kuat dan berdaya saing. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *