MUSINEWS.ID, PALEMBANG — Kompetisi sengit sepak bola usia dini Liga TopSkor Regional Palembang 2026 terus menyajikan kejutan dan aksi memukau. Pada lanjutan laga pekan keempat yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Sentra Mini Football Palembang, Minggu sore (14/6/2026), Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skill (PSS) U-12 kembali membuktikan kualitasnya sebagai kandidat kuat juara.
Tim yang populer dengan julukan Laskar Menyala tersebut sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan rivalnya, SSB KMP Bumara U-12, dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor impresif mereka di awal musim kompetisi tahun ini.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Laskar Menyala Sejak Menit Awal
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit, tensi pertandingan langsung meninggi. Anak-anak asuhan pelatih Deny Saputra tidak membuang waktu dan segera mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan permainan kolektif dari kaki ke kaki, lini tengah Palembang Soccer Skill berhasil mengontrol ritme permainan.
Aliran bola yang rapi dan terukur memaksa barisan pertahanan SSB KMP Bumara U-12 bekerja ekstra keras sejak menit-menit awal. Meskipun KMP Bumara sempat mencoba membalas lewat skema serangan balik cepat, disiplinnya lini belakang Laskar Menyala membuat peluang lawan selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.
Gempuran yang konsisten dari PSS akhirnya membuahkan hasil manis. Penyerang andalan mereka, Abdul Aziz Prakoso, sukses memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan matang di area terlarang, Aziz menunjukkan ketenangan luar biasa dengan melepaskan sepakan akurat yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang lawan. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan PSS.
Tidak butuh waktu lama bagi Laskar Menyala untuk menggandakan keunggulan. Kepercayaan diri tim yang sedang meningkat dimanfaatkan dengan baik oleh sektor sayap. Winger lincah, Muhammad Maulana Kaffa, mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan penetrasi cepat yang diakhiri dengan penyelesaian akhir yang klinis. Skor 2-0 ini bertahan hingga babak kedua usai, sekaligus mengunci kemenangan mutlak bagi Palembang Soccer Skill.
Abdul Aziz Prakoso Sabet Gelar Player of The Match
Penampilan apik Palembang Soccer Skill dalam laga ini tidak lepas dari performa individu yang menonjol, khususnya dari sang penyerang, Abdul Aziz Prakoso. Berkat pergerakannya yang dinamis, visi bermain yang tajam, serta kontribusi golnya, bomber muda ini dinobatkan sebagai Player of The Match (POTM) dalam laga tersebut.
Gelar individu ini menjadi bukti nyata betapa krusialnya peran Aziz di lini depan Laskar Menyala. Kendati mendapatkan penghargaan dan pujian dari berbagai pihak, Aziz justru menunjukkan sikap yang sangat dewasa seusai pertandingan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa kembali meraih tiga poin penting di pekan ini. Namun, kami tidak boleh terlalu larut dalam euforia kemenangan karena kompetisi masih panjang dan masih ada pertandingan berikutnya yang harus kami hadapi dengan fokus,” ujar Aziz dengan bijak.
Evaluasi Pelatih: Tetap Membumi dan Jaga Konsistensi
Tambahan tiga angka dari laga kontra KMP Bumara ini membuat posisi SSB PSS di tabel klasemen makin kokoh. Saat ini, mereka bertengger di posisi teratas klasemen sementara Liga TopSkor Regional Palembang 2026 dengan koleksi 10 poin. Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni, Laskar Menyala berhasil membukukan tiga kemenangan dan satu hasil imbang, tanpa menyentuh kekalahan sekalipun.
Meskipun anak asuhnya tengah berada di atas angin dan memimpin perburuan gelar, pelatih kepala Deny Saputra enggan jemawa. Sang juru taktik langsung memberikan peringatan keras agar para pemain tidak cepat puas dan tetap membumi.
“Perjalanan menuju tangga juara masih sangat panjang dan penuh liku. Saya berharap anak-anak Palembang Soccer Skill tidak terlena dengan pencapaian sementara ini. Kompetisi usia dini seperti Liga TopSkor ini menguji konsistensi,” tegas Deny Saputra saat ditemui usai pertandingan.
Deny menambahkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga kedisiplinan dalam latihan, mempertahankan semangat juang, serta mempererat kekompakan tim. Menurutnya, aspek-aspek dasar tersebut yang akan menjadi modal utama bagi Laskar Menyala untuk mengarungi sisa laga di babak penyisihan grup nanti demi mengamankan tiket ke fase gugur. Pembinaan karakter dan mental bertanding dinilai jauh lebih penting daripada sekadar euforia kemenangan sesaat. (tri)
baca juga :
Spanyol vs Tanjung Verde Hari Ini: La Furia Roja Kejar Start Sempurna, Tim Debutan Siap Ukir Sejarah
Jepang Belum Pernah Kalah dari Tim Eropa Sejak 2021, Hanya Dua Kali Ditahan Imbang
Persiapan Garuda Anak Indonesia 2026, Skuad PSS U12 Tampil Perkasa di Pekan Ketiga













