MusiNews.id, Sekayu — Sebanyak 236 jamaah haji Muba 2026 resmi dilepas menuju Tanah Suci, dan pesan penting soal kesehatan langsung jadi perhatian utama dalam momen tersebut.
Pelepasan berlangsung di Hotel Gambo Sekayu, Minggu (26/4/2026), dipimpin Wakil Bupati Musi Banyuasin Abrur Rohman Husen. Suasana haru sekaligus penuh harapan terasa, terutama bagi keluarga yang ikut mengantar.
Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga ujian kesiapan mental dan spiritual. Ia mengingatkan, hanya mereka yang mampu secara biaya dan kesehatan yang diwajibkan menunaikannya.
Jamaah Haji Muba 2026 Diminta Jaga Kondisi
Wabup secara khusus menyoroti pentingnya menjaga kesehatan selama di Tanah Suci. Menurutnya, cuaca dan aktivitas padat bisa menjadi tantangan serius jika tidak diantisipasi sejak awal.
Ia berpesan agar jamaah memperhatikan pola makan, cukup istirahat, dan tidak memaksakan diri. “Kalau kondisi tidak dijaga, ibadah bisa terganggu. Ini yang harus benar-benar diperhatikan,” pesannya.
Selain itu, jamaah juga diminta menjaga emosi dan kesabaran. Dalam pelaksanaan haji, potensi menghadapi situasi tidak nyaman sangat mungkin terjadi.
Dari Usia 24 hingga 83 Tahun
Kepala Kantor Kementerian Agama Muba, H. M. Kasrul Aswi, memastikan seluruh jamaah sudah siap berangkat. Mulai dari dokumen hingga manasik telah dipenuhi.
Total jamaah mencapai 236 orang, dengan pendampingan petugas kloter dan tenaga kesehatan. Ini penting agar jamaah tetap terpantau selama menjalankan ibadah.
Menariknya, jamaah tertua tercatat atas nama Misem Sarjan (83) dari Kecamatan Tungkal Jaya. Sementara yang termuda adalah Moh Haikal Rizki (24) dari Kecamatan Plakat Tinggi.
Bagi warga Muba, ini bukan sekadar keberangkatan biasa. Bisa jadi, ada tetangga atau bahkan keluarga sendiri yang berangkat tahun ini.
Wabup pun menutup dengan doa agar seluruh jamaah diberi kelancaran dan kembali dengan predikat haji mabrur. (tri)













