MusiNews.id, PALEMBANG – Beriringan dengan peraihan Penghargaan Inovative Governent Award 2025 sebagai Kota Terinovatif yang digelar di Kempinski Grand Ballroom Jakarta, Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Palembang lakukan penyerahan surat permohonan terkait kerjasama Replikasi Inovasi antar Daerah yakni Aplikasi Jakarta Kini (SI JAKI) yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta.
Penyerahan tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Kominfo kota Palembang, Adi Zahri S.I.Kom dalam rangkaian kegiatan Governent Award 2025.
Dikatakan Adi Zahri, bahwa kerjasama tersebut sengaja dilakukan guna mengembangkan teknologi serupa sehingga kota Palembang kedepan dapat menjadi Palembang Smart City, seperti Jakarta Smart City.
“Jadi melalui kerjasama ini nantinya, kota Palembang kedepan juga dapat memberikan kemudahan akses informasi dan layanan publik terharap masyarakat, seperti apa yang telah dilakukan oleh DKI Jakarta,” kata Adi Zahri di Jakarta, Rabu (10/12).
Untuk diketahui, bahwa Aplikasi JAKI (Jakarta Kini) adalah sebuah platform digital yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu, Aplikasi tersebut dirancang untuk mendukung berbagai program Smart City yang dijalankan oleh pemerintah, dengan menyediakan berbagai fitur yang dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan publik secara cepat dan efisien.
Untuk meningkatkan pemahaman serta memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai sports integrity di lingkungan sepakbola profesional Indonesia. Khususnya klub peserta kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Official dan pemain Sumsel United mengikuti online Workshop Sports Integrity Matters yang digelar melalui zoom meeting, Selasa (9/12) pukul 14.00 WIB di ruang rapat Headquarter Jakabaring Sport City (JSC).
Sekretaris Tim Sumsel United, Safrizal Afandi menjelaskan, kegiatan workshop Sports Integrity Matters merupakan program PSSI berkolaborasi dengan AFC dan ILeague.
“Workshop Sport Integrity Matters diikuti oleh seluruh peserta kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 dan membahas pentingnya integritas olahraga, pencegahan match-fixing serta tata kelola. *














