Drama Injury Time! Palembang Soccer Skills U16 Gagal Amankan Poin Penuh Lawan SSB SAS

Skor Imbang 1-1 Warnai Pekan Kelima Liga Top Skor Regional Palembang 2026.

MusiNews.id, PALEMBANG – Stadion On Pitch IBA Palembang menjadi saksi drama sepak bola yang menguras emosi pada Minggu (4/4/2026). Dalam lanjutan pekan kelima Liga Top Skor (LTS) Regional Palembang 2026, tim unggulan SSB Palembang Soccer Skills (PSS) U16 harus menerima kenyataan pahit. Kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika setelah SSB Sriwijaya Asah Soccer (SAS) berhasil memaksakan hasil imbang 1-1 di masa injury time.

​Pertandingan bertajuk duel talenta muda ini berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Laskar Menyala, julukan bagi PSS, langsung menggebrak dengan skema ofensif yang sangat efektif. Tak butuh waktu lama, tepat di menit ke-3, sorak-sorai pendukung PSS pecah.

​Keunggulan Cepat Lewat Skema Counter-Attack

​Gol pembuka lahir dari sebuah transisi cepat yang mematikan. Striker andalan PSS, Agam, menunjukkan visi bermain yang luar biasa dengan mengirimkan umpan terobosan matang ke sisi kiri lapangan. Raffa, sang winger kiri yang memiliki kecepatan eksosif, berhasil mengejar bola dan melepaskan tembakan akurat yang mengoyak jala gawang SSB SAS. Skor 1-0 untuk PSS bertahan hingga turun minum.

​Namun, memasuki babak kedua, dinamika pertandingan berubah total. Pelatih SSB PSS, Nelson, S.Pd., tampaknya menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih pragmatis guna mengamankan keunggulan. Sebaliknya, SSB SAS yang tertinggal satu angka tampil lebih agresif dan mengurung pertahanan PSS.

​Petaka Kartu Merah dan Defisit Pemain

​Situasi menjadi semakin pelik bagi Laskar Menyala saat laga memasuki pertengahan babak kedua. Defran, bek sayap kiri yang menjadi pilar pertahanan, harus menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran taktis. Wasit pun tanpa ragu mencabut kartu merah, memaksa PSS bermain dengan 10 orang di sisa waktu yang krusial.

​Ketimpangan jumlah pemain ini dimanfaatkan betul oleh SSB SAS. Mereka membombardir pertahanan PSS dari berbagai lini. Beruntung, PSS memiliki sosok Leon Daffa di bawah mistar gawang. Sang kiper tampil fenomenal dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang yang membuat barisan penyerang SAS frustrasi.

​Klimaks di Masa Injury Time

​Ketegangan mencapai puncaknya saat ofisial pertandingan memberikan tambahan waktu. Di saat para pemain PSS mulai menghitung mundur waktu menuju kemenangan, sebuah insiden tak terduga terjadi. Leon Daffa, yang sebelumnya tampil bak pahlawan, melakukan pelanggaran di area berbahaya saat mencoba memutus alur bola lawan.

​Wasit memberikan hadiah tendangan bebas untuk SSB SAS di posisi yang sangat menguntungkan. Melalui skema bola mati yang tertata rapi, SSB SAS berhasil menjebol gawang PSS. Skor berubah menjadi 1-1, sebuah hasil yang terasa seperti kekalahan bagi skuat asuhan Coach Nelson.

​Meskipun melakukan kesalahan di menit akhir, Leon Daffa tetap dinobatkan sebagai Player of the Match (POTM). Gelar ini menjadi bukti betapa dominannya peran Leon dalam menjaga gawang PSS dari gempuran lawan sebelum gol penyeimbang tersebut lahir.

​Evaluasi Mental dan Konsentrasi

​Hasil ini menandai hasil imbang ketiga bagi PSS U16 sepanjang musim ini, setelah sebelumnya tertahan oleh tim Sons dan Bhayangkara. Pelatih Nelson mengaku bangga namun tetap memberikan catatan keras bagi timnya.

​”Secara teknis anak-anak sudah berjuang maksimal. Bermain dengan 10 orang bukan perkara mudah. Namun, ini soal konsentrasi. Kemenangan yang sudah 99 persen di tangan hilang karena kelengahan di detik akhir. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama soal mentalitas bertanding dan bagaimana mengelola tekanan di menit-menit akhir,” ujar Nelson usai laga.

​Dengan hasil ini, persaingan di papan atas Liga Top Skor Palembang 2026 semakin memanas. Palembang Soccer Skills dituntut untuk segera bangkit dan memutus tren hasil imbang demi menjaga asa meraih gelar juara di akhir musim. (Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *