MusiNews.id, Muba — Harapan baru bagi keluarga di Musi Banyuasin mulai terlihat saat 40 putra-putri terbaik daerah resmi diberangkatkan menuju PPSDM Migas Cepu, Senin (04/05/2026). Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Muba menyiapkan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di industri energi nasional.
Suasana haru bercampur bangga terasa di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate saat Bupati Muba HM Toha Tohet SH melepas langsung para peserta. Di hadapan keluarga dan tamu undangan, Bupati menegaskan bahwa anak-anak Muba tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah penghasil migas.
“Ini adalah investasi masa depan kita. Kita ingin anak-anak Muba hadir sebagai SDM unggul yang kompeten dan punya daya saing global,” tegas Toha penuh semangat.
Pelatihan Migas Muba Jadi Tiket Emas Anak Daerah
Program ini merupakan bagian dari Program Keluarga Maju (PKM) Tahun 2026. Para peserta akan menjalani pelatihan intensif di PPSDM Migas Cepu dengan fokus pada bidang strategis seperti Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas serta kejuruan teknis lainnya.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP, menjelaskan biaya pendidikan tersebut sebenarnya sangat besar. Nilainya berkisar Rp24 juta hingga Rp36 juta per orang, namun seluruhnya ditanggung negara melalui sinergi pemerintah daerah dan kementerian terkait.
Bagi banyak keluarga di Muba, kesempatan ini tentu bukan hal kecil. Tidak semua anak muda bisa mendapat akses pelatihan bersertifikasi nasional secara gratis langsung di pusat pendidikan migas terbesar di Indonesia.
Disiapkan Langsung untuk Industri Energi
Herryandi menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang menggunakan prinsip link and match. Artinya, kemampuan yang dipelajari peserta nantinya benar-benar sesuai kebutuhan perusahaan migas yang beroperasi di Sumatera maupun tingkat nasional.
“Kalian membawa harapan besar keluarga di pundak kalian. Disiplinlah dan serap ilmu sebanyak mungkin di sana,” pesan Herryandi kepada peserta.
Pemkab Muba berharap program ini menjadi pondasi lahirnya tenaga ahli lokal yang siap bersaing secara profesional. Jika SDM daerah semakin kuat, peluang ekonomi masyarakat juga diyakini akan ikut bergerak lebih cepat.
Muba Ingin SDM Lokal Jadi Pemain Utama
Langkah ini memperlihatkan arah pembangunan Muba yang mulai fokus pada penguatan kualitas manusia, bukan hanya pembangunan fisik. Pemerintah daerah ingin kekayaan energi di Bumi Serasan Sekate juga memberi ruang besar bagi anak daerah untuk berkembang.
“Hari ini mereka berangkat sebagai peserta, tapi esok mereka akan kembali sebagai tenaga ahli yang siap membangun Muba lebih maju dan sejahtera,” pungkas Herryandi. (tri)














