MusiNews.id, Palembang — Persoalan sampah di Palembang mulai menemukan titik terang setelah fasilitas PSEL Kertapati ditinjau langsung Gubernur Sumsel Herman Deru, dengan harapan besar: sampah tak lagi jadi beban, tapi sumber energi yang bermanfaat bagi warga.
Peninjauan yang dilakukan pada Jumat (1/5/2026) itu menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan biasa. Lebih dari itu, PSEL Kertapati menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Herman Deru menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas ini. Menurutnya, manfaatnya harus benar-benar terasa, baik dalam mengurangi volume sampah maupun menyediakan energi alternatif bagi masyarakat.

PSEL Kertapati Palembang Jadi Solusi Nyata Sampah
Masalah sampah selama ini menjadi tantangan serius di kota besar seperti Palembang. Dengan adanya PSEL, pendekatan yang digunakan berubah—dari sekadar membuang menjadi mengolah dan menghasilkan nilai.
Ini artinya, tumpukan limbah yang sebelumnya mengganggu bisa diubah menjadi energi. Dampaknya bukan cuma soal kebersihan, tapi juga membuka peluang baru dalam pengelolaan energi terbarukan.
Kalau kamu tinggal di Palembang, perubahan ini bukan hal kecil. Lingkungan yang lebih bersih dan udara yang lebih sehat adalah dampak langsung yang bisa dirasakan sehari-hari.

Palembang Jadi Pelopor Pengolahan Sampah Jadi Energi
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut proyek ini sebagai bagian dari program strategis pemerintah. Bahkan, Palembang disebut sebagai pionir dalam inovasi pengelolaan sampah menjadi energi.
Langkah ini dinilai penting karena menggabungkan dua kebutuhan sekaligus: pengurangan limbah dan penyediaan energi. Sebuah solusi yang tidak hanya menjawab masalah hari ini, tapi juga masa depan.
Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat. Tanpa dukungan bersama, potensi besar dari PSEL tidak akan maksimal.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wali Kota Palembang Ratu Dewa serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan lingkungan kini menjadi prioritas bersama di Sumatera Selatan.
Harapan Besar: Lingkungan Bersih dan Energi Alternatif
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Ada pesan jelas yang ingin ditegaskan: pengelolaan sampah harus berubah, dari masalah menjadi peluang.
Ke depan, pemerintah daerah akan terus mendorong inovasi seperti ini agar dampaknya semakin luas. Tidak hanya mengurangi sampah, tapi juga menghadirkan solusi energi yang lebih ramah lingkungan.
Bagi warga Palembang, ini bisa jadi awal perubahan besar. Dari kota dengan persoalan sampah, menuju kota yang mampu mengubah limbah menjadi kekuatan baru. (tri)














