Pemkab Muba Siap Gelar Seminar Nasional dan Resmikan Pabrik Sawit

MUSINEWS.IDKabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersiap menjadi pusat perhatian nasional dalam penguatan hilirisasi kelapa sawit berbasis kerakyatan. Dua agenda strategis dijadwalkan berlangsung berturut-turut pada 11 hingga 12 Agustus 2026, mencakup seminar nasional serta peresmian pabrik pengolahan sawit milik koperasi.

Rangkaian kegiatan yang diinisiasi bekerja sama dengan Kementerian Koperasi Republik Indonesia ini, bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan rakyat. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi kesejahteraan petani di daerah.

Berita Terkait :  Pastikan Muba Tetap Kondusif, Satpol PP Gelar Rakor Linmas dan Kewaspadaan Dini

Seminar Nasional dan Kesiapan Infrastruktur Koperasi

Agenda pertama akan diisi oleh Seminar Nasional bertajuk “Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi”, yang dipusatkan di Gedung OPP Room Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, Sekayu, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan, termasuk para pelaku koperasi dan petani sawit.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Muba, Zulkarnain, menjelaskan bahwa persiapan di berbagai lini terus dimatangkan. Koordinasi intensif dilakukan bersama pemerintah pusat, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan hasil yang substantif bagi penguatan kelembagaan koperasi.

Berita Terkait :  Waspadai Omicron, Ini Imbauan Plt Bupati Beni Hernedi

Peresmian Pabrik Sawit KUD Sejahtera di Babat Toman

Puncak rangkaian kegiatan akan dilanjutkan pada hari Rabu, tanggal 12 Agustus 2026, dengan peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman. Kehadiran fasilitas pengolahan ini diharapkan mampu memperpendek rantai pasok dan memberikan kepastian harga bagi hasil panen petani setempat.

Sejumlah pejabat tinggi negara dijadwalkan hadir, di antaranya Menteri Koperasi RI (Ferry Joko Juliantono), Kepala KSP (Dudung Abdurachman), serta Gubernur Sumatra Selatan (Herman Deru).

Inisiatif strategis ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mempercepat hilirisasi industri untuk mendongkrak nilai tambah komoditas di dalam negeri. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *