MusiNews.id — Lonjakan kunjungan wisata selama libur Lebaran tahun 1.447 Hijriah, menjadi berkah sekaligus tantangan bagi masyarakat di Sumatra Selatan (Sumsel). Di satu sisi, pergerakan wisatawan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, namun di sisi lain juga memunculkan risiko keamanan dan keselamatan. Untuk menjawab hal tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel mengerahkan ratusan personel, guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dalam Operasi Ketupat Musi tahun 2026, sebanyak 378 personel Polri diterjunkan untuk mengamankan 111 objek wisata yang tersebar di berbagai daerah. Pengamanan ini diperkuat oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan, serta tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, sehingga menciptakan sistem pengawasan terpadu di lokasi wisata.
Sejumlah destinasi favorit, menjadi perhatian utama. Mulai dari Danau Ranau, hingga wahana rekreasi keluarga seperti OPI Waterpark Jakabaring. Tempat-tempat ini diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama masa libur Lebaran idul fitri.
Penempatan personel dilakukan secara strategis di titik-titik yang dinilai rawan, seperti pintu masuk, area parkir, hingga jalur lalu lintas menuju lokasi wisata. Petugas tidak hanya berjaga, tetapi juga aktif mengatur arus kendaraan, memberikan imbauan keselamatan, serta memantau aktivitas pengunjung.
Baca juga : Kapolres Lahat Turun Langsung Pimpin Evakuasi Bus Al-Hijrah, Arus Lalu Lintas Cepat Terkendali
Kawasan wisata air menjadi fokus pengawasan khusus. Petugas memastikan kapasitas wahana tidak melebihi batas, sekaligus mengingatkan pengunjung untuk menggunakan perlengkapan keselamatan. Langkah ini dinilai penting, untuk mencegah insiden yang berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak.
Selain aspek keamanan, kehadiran tenaga kesehatan di sejumlah titik, juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pengunjung dapat memperoleh pertolongan pertama secara cepat, jika terjadi kondisi darurat, sehingga meningkatkan rasa aman selama berwisata.
Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Shandi Nugroho, menegaskan bahwa seluruh destinasi wisata menjadi bagian dari prioritas pengamanan. “Setiap lokasi wisata, kami pastikan dalam pengawasan. Kehadiran personel bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang berlibur,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., yang menyebut pengamanan ini sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga : Upaya Kapolres Muba Urai Kemacetan di Jalur Lintas Timur, Bentuk Tim Urai Khusus-Penebalan Personil
“Kami menempatkan personel di berbagai titik strategis, agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan nyaman dan aman,” katanya.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati selama beraktivitas di tempat wisata, termasuk menjaga barang berharga, mengawasi anak-anak, serta mematuhi aturan keselamatan yang berlaku.
Secara umum, pengamanan ini tidak hanya bertujuan menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menikmati momen libur Lebaran. Kehadiran aparat di lapangan, diharapkan mampu meminimalkan risiko sekaligus mendukung kelancaran aktivitas wisata di Sumsel.
Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., memastikan bahwa pengawasan akan terus dilakukan oleh Polda Sumsel, hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran selesai, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman sepanjang periode libur. (try)









