MusiNews.id, Palembang — Harapan memiliki rumah layak akhirnya jadi nyata bagi sebagian warga Palembang, setelah program Gebrak Rutilahu Sumsel 2026 mulai bergerak langsung di lapangan dan menyentuh kehidupan mereka.
Program ini ditinjau langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di kawasan Jalan Pantai Musi, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Selasa (5/5).
Dalam kunjungan tersebut, dua rumah warga dipilih untuk diperbaiki total. Mereka adalah Nurmalinda dan Zainal Arifin—dua nama yang kini jadi simbol harapan baru di tengah keterbatasan.

Gebrak Rutilahu Sumsel 2026 Sasar Ribuan Rumah
Program ini bukan skala kecil. Sepanjang 2026, targetnya mencapai 6.121 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumsel.
Namun yang menarik, gerakan ini tidak mengandalkan APBD. Herman Deru justru menekankan kekuatan gotong royong sebagai fondasi utama.
“Kalau kanalnya kita siapkan, masyarakat pasti bergerak. Ini sudah terbukti sejak lama,” ujarnya.

Kisah Nurmalinda: Dari Jalanan ke Rumah Layak
Di balik program ini, ada cerita yang menyentuh. Nurmalinda, seorang janda dengan tiga anak, sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online untuk bertahan hidup.
Rumahnya kini dibedah total. Baginya, ini bukan sekadar bantuan—tapi titik balik kehidupan.
“Saya sangat bersyukur. Ini sangat berarti untuk masa depan anak-anak saya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kalau kamu tinggal di sekitar lokasi itu, mungkin kamu juga bisa melihat langsung perubahan nyata yang terjadi—bukan sekadar janji di atas kertas.

Gerakan Serentak, Harapan Meluas
Gebrak Rutilahu tidak hanya berlangsung di Palembang. Secara bersamaan, program ini digelar di seluruh wilayah Sumsel.
Melalui sambungan virtual, Herman Deru bahkan berinteraksi langsung dengan kepala daerah lain yang juga menjalankan bedah rumah di daerah masing-masing.
Ia berharap gerakan ini bisa memicu partisipasi lebih luas, termasuk dari sektor swasta dan masyarakat mampu.
“Kalau semua ikut bergerak, masalah rumah tidak layak ini bisa kita tuntaskan bersama,” tegasnya. (tri)









