DPD RI Bakal Buka Posko Pengaduan Pelanggaran Pemilu
MyRepublic, Internet Cepat Tanpa Batas
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat bersama anggota DPD RI Sub Wilayah Barat II berkunjung ke Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, pada hari Kamis tanggal 4 Januari 2024. (foto : DPD RI)
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat bersama anggota DPD RI Sub Wilayah Barat II berkunjung ke Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, pada hari Kamis tanggal 4 Januari 2024. (foto : DPD RI)

DPD RI Bakal Buka Posko Pengaduan Pelanggaran Pemilu di Ibu Kota Provinsi

MusiNews.id, Jakarta — Ada dua hal yang disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat bersama anggota DPD RI Sub Wilayah Barat II berkunjung ke Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, pada hari Kamis tanggal 4 Januari 2024.

Pertama, sosok yang akrab disapa dengan panggilan LaNyalla itu, mengingatkan keputusan DPD RI yang akan membuka membuka Posko Pengaduan Pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) di setiap kantor DPD RI di Ibukota provinsi. Kedua, terkait perjuangan DPD RI dalam mengembalikan bangsa ini kepada sistem bernegara seperti yang telah dirumuskan para pendiri bangsa.

“Sidang Paripurna DPD RI ke 7 telah mengambil keputusan, DPD RI akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024. DPD RI juga akan membentuk posko Pengaduan Dugaan Pelanggaran Pemilu Serentak di setiap Kantor DPD di Ibukota Provinsi. Saya ingatkan kepada teman-teman anggota DPD untuk menindaklanjuti hal ini dan berkoordinasi dengan Kantor daerah masing-masing.” katanya.

Berita Terkait :   Bupati Musi Rawas Turun Langsung Bantu Korban Banjir

Dikatakan LaNyalla, DPD RI mempunyai kepentingan untuk mengawasi Pemilu serentak tahun 2024. Sebagai lembaga negara yang mewakili daerah, DPD RI harus memastikan setiap tahapan Pemilu berjalan secara demokratis, jujur dan tidak ada permainan uang. “Kita berharap Pemilu menghasilkan pemimpin yang legitimate, sehingga mampu dengan independen mengambil kebijakan terbaik bagi masyarakat.” tuturnya.

Selanjutnya, Senator (sebutan untuk anggota DPD RI) asal Jawa Timur itu juga mengingatkan bahwa perjuangan DPD RI agar bangsa kembali kepada UUD 1945 naskah asli kemudian diperbaiki melalui teknik adendum, akan terus dilanjutkan.

Berita Terkait :   Nyaleg DPRD Kota Palembang Dapil Kecamatan Ilir Barat I, Ilir Barat II, Gandus, dan Bukit Kecil, Tukang Ojek Ini Tawarkan Tiga Program Utama Bagi Masyarakat Golongan Menengah dan ke Bawah

“Perjuangkan ini adalah kehendak rakyat. Rakyat yang menginginkan agar bangsa ini kembali kepada sistem asli bangsa kita sebagaimana rumusan para pendiri bangsa. Artinya kita DPD RI memperjuangkan hal itu karena memang aspirasi rakyat.” jelas LaNyalla.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI didampingi Sylviana Murni (DKI Jakarta), Habib Ali Alwi (Banten), Ali Ridho Azhari (Banten), Muhammad Afnan Hadikusumo (DIY), Hilmy Muhammad (DIY), Hafidh Asrom (DIY), Bambang Sutrisno (Jateng), Amang Safrudin (Jabar), Asep Hidayat (Jabar), Eni Sumarni (Jabar), Abdul Hakim (Lampung), Adilla Azis (Jatim), Dailami Firdaus (DKI Jakarta), Jihan Nurlela (Lampung) dan Abdi Sumaithi (Banten).

Laporan :
Editor :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *