MusiNews.id, PRABUMULIH – Menanggapi klaim Disnaker Prabumulih terkait sistem rekrutmen transparan pada Penerimaan PT.Pertamina Derling Kontraktor (PDC) beberapa waktu lalu dan akan menjadikan contoh sebagai pilot project dalam sistem penerimaan tenaga kerja yang transparan, akuntabel, dan dapat di pantau langsung oleh masyarakat.
Menangapi Hal Tersebut Pihak LSM Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) angkat bicara. LSM APM mendesak agar komitmen “Tanpa Titipan” tersebut tidak hanya menjadi slogan di atas kertas, tetapi dibuktikan dengan keterlibatan pengawas Tim independen.
Ketua Umum LSM APM, Adi Susanto,SE menegaskan bahwa transparansi murni hanya bisa terjadi jika ada mata masyarakat yang mengawasi langsung setiap tahapan seleksi rekrutmen tenaga kerja Contoh nya yang terdekat ini rekrutmen tenaga kerja lokal oleh PT Pertamina Training and Consulting (PTC).
“Kami apresiasi langkah Disnaker, tapi jangan sampai ini hanya formalitas. Seluruh proses, mulai dari administrasi hingga pengumuman akhir, harus terbuka lebar. Kami mendesak agar ada Tim Independen yang dilibatkan dalam pengawasan rekrutmen PTC ini,” tegas Adi saat memberikan hak jawabnya kepada media MusiNews. Id,Rabu (29/4/2026).
Prioritas Ring 1 Jadi Harga Mati
Senada dengan itu, Ketua DPD LSM APM, Abi Rahmat Rizki, mengingatkan bahwa tujuan utama dari transparansi ini adalah keadilan bagi putra daerah, terutama mereka yang berada di Ring 1 area operasional kerja Pertamina Hulu Rokan Zona 4 (PHRZ4).
“Jangan ada lagi istilah ‘titipan’ atau permainan di bawah meja. Kami tidak ingin rekrutmen ini hanya sekadar memenuhi prosedur administrasi sementara hasilnya sudah dikondisikan.
Hak masyarakat Prabumulih, khususnya di wilayah Ring 1, harus menjadi prioritas utama,” ujar Abi dengan nada bicara yang tegas.
Desak DPRD Panggil Disnaker Prabumulih
Sebagai bentuk keseriusan, LSM APM juga meminta DPRD Kota Prabumulih untuk segera memanggil Disnaker dan pihak-pihak terkait Seperti Anak induk dari Pertamina Persero Seperti PHRZ4 PDSI,PDC,PTC,PGN,Perta Samtan Gas Dll,guna bersama sama membedah mekanisme rekrutmen tersebut secara mendalam demi tenaga kerja lokal di Prabumulih.
“Kami akan kawal terus. Jika ditemukan indikasi kecurangan atau praktik tidak sehat, LSM APM siap mengambil langkah tegas Seperti Aksi Demontrasi Damai,hukum dan melaporkan oknum-oknum yang mencoba bermain dengan hak masyarakat untuk bekerja,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Prabumulih terus menanti bukti nyata dari janji transparansi dan keterbukaan secara Langsung dan Live yang didengungkan oleh Disnaker Kota Prabumulih. (antono)







