Pemkot Prabumulih Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat Webinar Pariwara Antikorupsi Seri 4

MUSINEWS.ID, PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam Webinar Pariwara Antikorupsi Seri 4 yang mengusung tema “The Impact Strategy: Mengubah Konten Kreatif Menjadi Gerakan Sosial yang Terukur.”

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti oleh Asisten I Setda Kota Prabumulih, Dr. Drs. H. Aris Priadi, S.H., M.Si., mewakili Wali Kota Prabumulih, H. Arlan. Webinar berlangsung di Ruang Video Conference Inspektorat Lantai 7 Pemerintah Kota Prabumulih.

Webinar tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah mengenai pentingnya strategi komunikasi yang kreatif dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat. Melalui pendekatan komunikasi yang tepat, kampanye antikorupsi diharapkan tidak hanya menjadi penyampaian informasi, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku dan partisipasi publik secara nyata.

Berita Terkait :  Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Prabumulih Turunkan Satgas Pangan Perketat Pengawasan

Selain membahas strategi penyusunan konten kreatif, kegiatan ini juga menjadi forum berbagi wawasan mengenai pengembangan kampanye antikorupsi yang terukur, inovatif, dan berorientasi pada dampak. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan pemerintahan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Pemerintah Kota Prabumulih menilai penguatan budaya antikorupsi memerlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, sinergi lintas organisasi terus didorong agar nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, dan integritas dapat diterapkan secara konsisten dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Webinar ini juga diikuti oleh perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Inspektorat, RSUD Kota Prabumulih, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), seluruh kepala puskesmas, serta seluruh camat se-Kota Prabumulih.

Berita Terkait :  Ratusan Warga Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Bersama Wali Kota Prabumulih

Melalui keikutsertaan dalam Webinar Pariwara Antikorupsi Seri 4, Pemerintah Kota Prabumulih berharap aparatur sipil negara semakin memahami pentingnya komunikasi publik yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan korupsi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Tono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *