MusiNews.id, PRABUMULIH – Kesunyian malam di Desa Kemang Tanduk, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, mendadak terasa berbeda pada Jumat malam (3/4/2026). Di tengah udara malam yang dingin, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih hadir membawa kehangatan melalui aksi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusamawardhana, kegiatan bertajuk Sambang Satkamling Keliling atau “Samling” ini menyasar pos-pos ronda di tingkat desa sebagai garda terdepan keamanan swakarsa. Sekitar pukul 22.30 WIB, rombongan yang terdiri dari Kasat Binmas AKP Sardinata serta Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan, tiba di Pos Satkamling Desa Kemang Tanduk untuk berdialog langsung dengan warga yang tengah bertugas jaga.
Satkamling: Pilar Utama Keamanan Berbasis Masyarakat
Kehadiran pucuk pimpinan kepolisian di Prabumulih ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Dalam arahannya di hadapan unsur pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para anggota Linmas, AKBP Bobby Kusamawardhana menekankan bahwa rasa aman adalah fondasi utama pembangunan daerah yang tidak bisa hanya ditumpukan pada pundak aparat kepolisian semata.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat melalui Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) merupakan pilar fundamental yang tak tergantikan. Satkamling adalah bentuk nyata dari demokrasi keamanan, di mana warga secara sukarela menjaga ruang hidupnya sendiri.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat Desa Kemang Tanduk yang telah konsisten menghidupkan kembali Satkamling. Ini bukan sekadar jaga malam, melainkan bukti kepedulian warga terhadap keselamatan tetangga dan lingkungannya. Kami berharap semangat ini terus berjalan dan menjadi pilot project atau percontohan bagi wilayah lain di Kota Prabumulih,” tegas AKBP Bobby dengan nada memotivasi.
Deteksi Dini dan Sinergi Tiga Pilar
Lebih jauh, Kapolres menggarisbawahi pentingnya fungsi deteksi dini. Warga yang bertugas di pos ronda adalah pihak yang paling memahami dinamika di lingkungannya. Mereka adalah “mata dan telinga” pertama yang bisa mencium adanya potensi gangguan keamanan, mulai dari aksi pencurian hingga peredaran narkoba.
Oleh karena itu, penguatan sinergi antara warga dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa (Tiga Pilar Desa) menjadi kunci. Komunikasi yang lancar akan memastikan setiap laporan dari masyarakat dapat segera direspons oleh pihak kepolisian sebelum potensi gangguan tersebut berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap operasional di lapangan, Polres Prabumulih juga menyerahkan bantuan logistik berupa jam dinding dan rompi Linmas. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan dan identitas petugas saat menjalankan kewajiban ronda malam.
Pendekatan Humanis: Polisi Sahabat Masyarakat
Kepala Desa Kemang Tanduk, Adi Karminto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan ini. Baginya, kehadiran Kapolres di tengah malam merupakan simbol bahwa negara benar-benar hadir untuk melindungi warga hingga ke pelosok desa.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tapi menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi warga kami. Masyarakat jadi lebih bersemangat karena merasa kerja keras mereka dalam menjaga keamanan dihargai oleh pimpinan kepolisian langsung,” tutur Adi.
Senada, Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan menambahkan bahwa kegiatan Samling adalah bagian dari strategi pendekatan humanis. Polisi ingin memecahkan sekat antara aparat dan rakyat. Melalui obrolan santai di pos ronda, polisi dapat menyerap aspirasi, keluhan, hingga masukan dari warga secara langsung tanpa birokrasi yang kaku.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Melalui Samling, kami membangun jembatan komunikasi dan kepercayaan (trust building). Keterlibatan aktif masyarakat adalah kunci utama keamanan wilayah, terutama di tingkat pedesaan,” jelas IPDA Wendy.
Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini berakhir sekitar pukul 22.45 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas. Dengan penguatan Satkamling seperti di Desa Kemang Tanduk, Polres Prabumulih optimis dapat mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Kota Nanas. (antono)













