MusiNews.id, Muba — Penantian panjang warga terkait kondisi Jembatan Air Baruga akhirnya mulai menemukan kepastian. Jembatan di jalur penting Sekayu-Lubuklinggau itu dipastikan masuk prioritas penggantian total karena kondisinya yang sudah menua dan rawan mengganggu mobilitas masyarakat.
Kepastian tersebut muncul usai Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha Tohet, menggelar pertemuan dengan jajaran BBPJN Wilayah I Sumatera Selatan pada 4 Mei 2026.
Menurut Toha Tohet, keberadaan jembatan ini sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat dan kendaraan logistik yang melintas di jalur tengah Sumatera.
Pendekatan Humanis untuk Proyek Jembatan Air Baruga
Pemkab Muba tidak ingin proyek besar ini justru memunculkan konflik sosial di lapangan. Karena itu, pendekatan persuasif kepada warga Desa Beruge disiapkan sejak awal sebelum pembangunan dimulai.
Bupati Muba menegaskan pihaknya akan melibatkan camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat agar komunikasi berjalan baik selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kita lakukan pendekatan agar masyarakat mengerti. Pemkab Muba siap mendukung penuh,” ujar Toha Tohet.
Langkah ini dinilai penting karena proyek infrastruktur berskala besar sering memicu kekhawatiran warga, terutama terkait akses jalan dan aktivitas harian selama pembangunan berlangsung.
Jalan Mangun Jaya hingga Batas Mura Ikut Diperbaiki
Selain jembatan, perhatian pemerintah juga tertuju pada kondisi jalan nasional dari Mangun Jaya menuju batas Kabupaten Musi Rawas.
Kepala BBPJN Sumsel, Panji Krisna Wardana, mengatakan dari total 43 kilometer ruas jalan tersebut, masih ada sekitar 15 kilometer dalam kondisi rusak.
Pemerintah pusat menargetkan sekitar 7 kilometer jalan rusak bisa dituntaskan pada 2027. Sedangkan sisanya akan diperbaiki secara bertahap hingga 2029 mendatang.
Bagi warga Muba, kabar ini menjadi angin segar. Sebab, jalur Sekayu-Lubuklinggau selama ini menjadi urat nadi transportasi masyarakat maupun distribusi barang antarwilayah.
Sinergi antara Pemkab Muba dan pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (tri)














