Awas! Migrasi Listrik MEP ke PLN Wajib Sebelum 15 Mei 2026 atau Token Tak Bisa Diisi

Migrasi Listrik MEP ke PLN Wajib Sebelum 15 Mei 2026, Token Resmi Ditutup

MusiNews.id, Muba — Warga Musi Banyuasin yang masih memakai layanan listrik PT MEP diminta segera melakukan migrasi ke PT PLN (Persero) sebelum 15 Mei 2026. Jika terlambat, pelanggan tidak lagi bisa membeli atau mengisi token listrik karena layanan PT MEP resmi dihentikan.

Peringatan ini disampaikan langsung oleh Plt Direktur Utama PT MEP, Andi Wijaya Busro. Ia menegaskan seluruh sistem pengisian token akan dinonaktifkan mulai pertengahan Mei mendatang.

“Mulai 15 Mei 2026, PT MEP sudah tidak lagi melayani pengisian atau pembelian token,” tegas Andi saat koordinasi bersama Kementerian ESDM di Palembang.

Migrasi Listrik MEP ke PLN Dipercepat

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan proses perpindahan pelanggan dibuat lebih mudah agar warga tidak panik menghadapi penutupan layanan ini.

Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen mengatakan PLN telah menyiapkan sistem One Stop Service. Melalui skema itu, warga cukup melakukan pembayaran di lokasi dan petugas langsung memasang kWh meter baru.

Petugas PLN juga disebut sudah disiagakan di setiap wilayah pelanggan MEP. Langkah ini dilakukan agar proses migrasi berjalan cepat tanpa warga harus bolak-balik mengurus administrasi.

“Konsepnya bayar di tempat, langsung dipasang,” ujar Abdur Rohman.

Target 2 Ribu Pelanggan per Hari

Kementerian ESDM ikut memberi perhatian serius terhadap transisi listrik di wilayah Muba. Pemerintah pusat menargetkan seluruh proses migrasi selesai 100 persen sebelum layanan PT MEP benar-benar berhenti.

Jika sebelumnya petugas hanya mampu melayani sekitar seribu pelanggan per hari, kini kecepatannya ditingkatkan hingga dua ribu pelanggan setiap hari.

Bagi warga yang belum berpindah, kondisi ini tentu tak bisa dianggap sepele. Jika melewati tenggat waktu tanpa migrasi, rumah pelanggan berisiko tidak mendapat suplai listrik karena token tidak lagi dapat digunakan.

Warga Diminta Kooperatif Sambut Petugas PLN

Pemkab Muba berharap masyarakat kooperatif saat petugas PLN datang ke lapangan. Dukungan warga dinilai penting agar proses pergantian meter dan aktivasi listrik baru berjalan lancar tanpa kendala.

Langkah percepatan ini disebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan energi yang lebih stabil dan andal bagi masyarakat Bumi Serasan Sekate. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *